alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Seminggu Sekali Datangi Sekolah Pinggir Hutan

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Pengetahuan seputar teknologi informasi dan komunikasi antara warga perkotaan dan pedesaan dinilai masih jomplang. Fakta itu mendorong dinas perpustakaan dan kearsipan gencar mengoperasikan mobil perpustakaan keliling (perpusling) menyasar desa-desa di wilayah pelosok.

”Kami jadwalkan seminggu sekali ke desa-desa tepian hutan, mereka sangat antusias sekali. Minat baca murid SD di pinggir hutan cukup tinggi, kedatangan mobil perpusling ini selalu di tunggu walau seminggu sekali,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun B. Eko Yunianto.

Eko menyebutkan, di Kabupaten Madiun terdapat 87 desa yang berada di tepian hutan. Puluhan desa tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Mereka perlu dikenalkan teknologi baru agar memiliki daya saing tidak kalah dengan anak-anak di perkotaan, perpusling tidak jarang menghadapi sejumlah kendala seperti tidak adanya sinyal internet dan bisa diatasi menggunakan modem.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Pengetahuan seputar teknologi informasi dan komunikasi antara warga perkotaan dan pedesaan dinilai masih jomplang. Fakta itu mendorong dinas perpustakaan dan kearsipan gencar mengoperasikan mobil perpustakaan keliling (perpusling) menyasar desa-desa di wilayah pelosok.

”Kami jadwalkan seminggu sekali ke desa-desa tepian hutan, mereka sangat antusias sekali. Minat baca murid SD di pinggir hutan cukup tinggi, kedatangan mobil perpusling ini selalu di tunggu walau seminggu sekali,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun B. Eko Yunianto.

Eko menyebutkan, di Kabupaten Madiun terdapat 87 desa yang berada di tepian hutan. Puluhan desa tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Mereka perlu dikenalkan teknologi baru agar memiliki daya saing tidak kalah dengan anak-anak di perkotaan, perpusling tidak jarang menghadapi sejumlah kendala seperti tidak adanya sinyal internet dan bisa diatasi menggunakan modem.

RADARJEMBER.ID – Pengetahuan seputar teknologi informasi dan komunikasi antara warga perkotaan dan pedesaan dinilai masih jomplang. Fakta itu mendorong dinas perpustakaan dan kearsipan gencar mengoperasikan mobil perpustakaan keliling (perpusling) menyasar desa-desa di wilayah pelosok.

”Kami jadwalkan seminggu sekali ke desa-desa tepian hutan, mereka sangat antusias sekali. Minat baca murid SD di pinggir hutan cukup tinggi, kedatangan mobil perpusling ini selalu di tunggu walau seminggu sekali,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun B. Eko Yunianto.

Eko menyebutkan, di Kabupaten Madiun terdapat 87 desa yang berada di tepian hutan. Puluhan desa tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Mereka perlu dikenalkan teknologi baru agar memiliki daya saing tidak kalah dengan anak-anak di perkotaan, perpusling tidak jarang menghadapi sejumlah kendala seperti tidak adanya sinyal internet dan bisa diatasi menggunakan modem.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/