alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Persiapan PTM, Komisi D Bakal Panggil Diknas, Cabdin dan Kemenag Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Pendidikan dasar maupun menengah atas hendak memulai tahun ajaran baru. Hingga petang kemarin, sepertinya belum terkonsolidasikan. Apa saja yang dipersiapkan seluruhnya juga belum diketahui dewan. Untuk itu, Komisi D DPRD Jember akan mengundang Dinas Pendidikan guna mengetahui apa saja yang menjadi persiapan dan apa yang kurang.

Selama dua tahun terakhir, selayaknya ada banyak hal yang perlu dievaluasi. Terutama pada pembelajaran siswa, sarana, dan prasarana sekolah. Apalagi, dua tahun terakhir pembelajaran lebih banyak berlangsung secara daring alias tidak banyak memanfaatkan ruang kelas dan bangku sekolah.

BACA JUGA: Pandemi Melandai, Sekolah Tatap Muka di Jember Bebas Tanpa Syarat

Mobile_AP_Rectangle 2

Kini ketika pembelajaran tatap muka itu mulai berangsur-angsur digencarkan, dewan mengaku masih harus menunggu untuk dijadwalkan dalam pembahasan rapat dengar pendapat (RDP). Ketua Komisi D DPRD Jember Mohammad Hafidi juga mengakui demikian.

Dewan, menurutnya, memiliki beragam hal yang ingin diutarakan terkait rencana memasuki tahun ajaran baru kali ini. Namun, Hafidi enggan mengungkap lebih jauh poin-poin apa saja yang dimaksud tersebut.

Dia hanya memastikan bakal memanggil Dinas Pendidikan, berikut lembaga pemerintah vertikal seperti Kemenag dan Cabdin Jember untuk, mengorek lebih jauh mengenai persiapan tersebut. “Kami sudah agendakan rapat komisi bersama Diknas, Minggu depan (pekan ini, Red), untuk membahasnya,” kata Hafidi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Pendidikan dasar maupun menengah atas hendak memulai tahun ajaran baru. Hingga petang kemarin, sepertinya belum terkonsolidasikan. Apa saja yang dipersiapkan seluruhnya juga belum diketahui dewan. Untuk itu, Komisi D DPRD Jember akan mengundang Dinas Pendidikan guna mengetahui apa saja yang menjadi persiapan dan apa yang kurang.

Selama dua tahun terakhir, selayaknya ada banyak hal yang perlu dievaluasi. Terutama pada pembelajaran siswa, sarana, dan prasarana sekolah. Apalagi, dua tahun terakhir pembelajaran lebih banyak berlangsung secara daring alias tidak banyak memanfaatkan ruang kelas dan bangku sekolah.

BACA JUGA: Pandemi Melandai, Sekolah Tatap Muka di Jember Bebas Tanpa Syarat

Kini ketika pembelajaran tatap muka itu mulai berangsur-angsur digencarkan, dewan mengaku masih harus menunggu untuk dijadwalkan dalam pembahasan rapat dengar pendapat (RDP). Ketua Komisi D DPRD Jember Mohammad Hafidi juga mengakui demikian.

Dewan, menurutnya, memiliki beragam hal yang ingin diutarakan terkait rencana memasuki tahun ajaran baru kali ini. Namun, Hafidi enggan mengungkap lebih jauh poin-poin apa saja yang dimaksud tersebut.

Dia hanya memastikan bakal memanggil Dinas Pendidikan, berikut lembaga pemerintah vertikal seperti Kemenag dan Cabdin Jember untuk, mengorek lebih jauh mengenai persiapan tersebut. “Kami sudah agendakan rapat komisi bersama Diknas, Minggu depan (pekan ini, Red), untuk membahasnya,” kata Hafidi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Pendidikan dasar maupun menengah atas hendak memulai tahun ajaran baru. Hingga petang kemarin, sepertinya belum terkonsolidasikan. Apa saja yang dipersiapkan seluruhnya juga belum diketahui dewan. Untuk itu, Komisi D DPRD Jember akan mengundang Dinas Pendidikan guna mengetahui apa saja yang menjadi persiapan dan apa yang kurang.

Selama dua tahun terakhir, selayaknya ada banyak hal yang perlu dievaluasi. Terutama pada pembelajaran siswa, sarana, dan prasarana sekolah. Apalagi, dua tahun terakhir pembelajaran lebih banyak berlangsung secara daring alias tidak banyak memanfaatkan ruang kelas dan bangku sekolah.

BACA JUGA: Pandemi Melandai, Sekolah Tatap Muka di Jember Bebas Tanpa Syarat

Kini ketika pembelajaran tatap muka itu mulai berangsur-angsur digencarkan, dewan mengaku masih harus menunggu untuk dijadwalkan dalam pembahasan rapat dengar pendapat (RDP). Ketua Komisi D DPRD Jember Mohammad Hafidi juga mengakui demikian.

Dewan, menurutnya, memiliki beragam hal yang ingin diutarakan terkait rencana memasuki tahun ajaran baru kali ini. Namun, Hafidi enggan mengungkap lebih jauh poin-poin apa saja yang dimaksud tersebut.

Dia hanya memastikan bakal memanggil Dinas Pendidikan, berikut lembaga pemerintah vertikal seperti Kemenag dan Cabdin Jember untuk, mengorek lebih jauh mengenai persiapan tersebut. “Kami sudah agendakan rapat komisi bersama Diknas, Minggu depan (pekan ini, Red), untuk membahasnya,” kata Hafidi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/