22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Guru Honorer Gadaikan Laptop Milik Sekolah

Dan Curi Laptop dan Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Seorang guru honorer bernama Ahmad Fauzi di SDN Gumuksari 1, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, menjadi tersangka dua kasus pencurian dan penggelapan. Di antaranya menggelapkan satu unit laptop milik sekolah. Lalu, digadaikan tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Kedua, mencuri dua unit sepeda motor di Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Silo.

BACA JUGA : Penghargaan KPK Atas Penyertifikatan Aset Pemda Jember sampai 100 Persen

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menceritakan, perkara itu bermula saat beberapa laporan kehilangan motor kerap masuk ke Polres Jember. Termasuk dua laporan kehilangan motor yang ada di Kecamatan Silo dan Kecamatan Sumbersari pada Oktober lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Setelah dilakukan penyidikan dari satreskrim, didapatkan tersangka adalah pencuri dua motor tersebut. Bahkan, yang bersangkutan mengakui tindak pidana lain, yakni menggelapkan tiga unit laptop milik SDN Gumuksari 1. Hal ini juga berdasarkan dari keterangan saksi,” katanya.

Menurutnya, dua motor itu dicuri di tempat yang berbeda. Satu motor dicuri di depan konter HP, Jalan Riau, Kecamatan Sumbersari. Sementara itu, satu yang lainnya di area parkir Pasar Sempolan, Kecamatan Silo. “Yang bersangkutan biasanya muter-muter mencari sasaran. Saat menemukan sepeda motor yang kuncinya tertinggal, maka akan distarter, dan dibawa pulang,” tuturnya saat konferensi pers, kemarin (1/12).

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Seorang guru honorer bernama Ahmad Fauzi di SDN Gumuksari 1, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, menjadi tersangka dua kasus pencurian dan penggelapan. Di antaranya menggelapkan satu unit laptop milik sekolah. Lalu, digadaikan tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Kedua, mencuri dua unit sepeda motor di Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Silo.

BACA JUGA : Penghargaan KPK Atas Penyertifikatan Aset Pemda Jember sampai 100 Persen

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menceritakan, perkara itu bermula saat beberapa laporan kehilangan motor kerap masuk ke Polres Jember. Termasuk dua laporan kehilangan motor yang ada di Kecamatan Silo dan Kecamatan Sumbersari pada Oktober lalu.

“Setelah dilakukan penyidikan dari satreskrim, didapatkan tersangka adalah pencuri dua motor tersebut. Bahkan, yang bersangkutan mengakui tindak pidana lain, yakni menggelapkan tiga unit laptop milik SDN Gumuksari 1. Hal ini juga berdasarkan dari keterangan saksi,” katanya.

Menurutnya, dua motor itu dicuri di tempat yang berbeda. Satu motor dicuri di depan konter HP, Jalan Riau, Kecamatan Sumbersari. Sementara itu, satu yang lainnya di area parkir Pasar Sempolan, Kecamatan Silo. “Yang bersangkutan biasanya muter-muter mencari sasaran. Saat menemukan sepeda motor yang kuncinya tertinggal, maka akan distarter, dan dibawa pulang,” tuturnya saat konferensi pers, kemarin (1/12).

KEPATIHAN, Radar Jember – Seorang guru honorer bernama Ahmad Fauzi di SDN Gumuksari 1, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, menjadi tersangka dua kasus pencurian dan penggelapan. Di antaranya menggelapkan satu unit laptop milik sekolah. Lalu, digadaikan tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Kedua, mencuri dua unit sepeda motor di Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Silo.

BACA JUGA : Penghargaan KPK Atas Penyertifikatan Aset Pemda Jember sampai 100 Persen

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menceritakan, perkara itu bermula saat beberapa laporan kehilangan motor kerap masuk ke Polres Jember. Termasuk dua laporan kehilangan motor yang ada di Kecamatan Silo dan Kecamatan Sumbersari pada Oktober lalu.

“Setelah dilakukan penyidikan dari satreskrim, didapatkan tersangka adalah pencuri dua motor tersebut. Bahkan, yang bersangkutan mengakui tindak pidana lain, yakni menggelapkan tiga unit laptop milik SDN Gumuksari 1. Hal ini juga berdasarkan dari keterangan saksi,” katanya.

Menurutnya, dua motor itu dicuri di tempat yang berbeda. Satu motor dicuri di depan konter HP, Jalan Riau, Kecamatan Sumbersari. Sementara itu, satu yang lainnya di area parkir Pasar Sempolan, Kecamatan Silo. “Yang bersangkutan biasanya muter-muter mencari sasaran. Saat menemukan sepeda motor yang kuncinya tertinggal, maka akan distarter, dan dibawa pulang,” tuturnya saat konferensi pers, kemarin (1/12).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca