alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Biaya Masyair Haji Sudah Ditanggung Pemerintah

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Biaya haji secara mendadak naik setelah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kenaikan biaya masyair dalam pelaksanaan haji. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) Jember memberitahukan, meskipun naik, pemerintah sepenuhnya akan menanggung biaya kenaikan tersebut.

BACA JUGA : Sektor Wisata Blitar Kini Bangkit Lagi

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Kemenag Jember Muhammad. Dirinya mengatakan, kebijakan kenaikan paket layanan masyair atau layanan puncak ibadah haji saat wukuf di Arafah berupa hotel dan bus, merupakan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kita (Indonesia, Red) tidak bisa berbuat banyak dengan kebijakan tersebut,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember di kantornya, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, biaya pemberangkatan haji cukup murah. Pasalnya, calon jamaah mendapatkan subsidi dari pemerintah yang diambilkan dari dana sukuk atau dana jamaah haji yang dikelola oleh pemerintah. “Uang jamaah begitu daftar dimasukkan ke sukuk. Istilahnya uang itu dikelola,” terangnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Biaya haji secara mendadak naik setelah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kenaikan biaya masyair dalam pelaksanaan haji. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) Jember memberitahukan, meskipun naik, pemerintah sepenuhnya akan menanggung biaya kenaikan tersebut.

BACA JUGA : Sektor Wisata Blitar Kini Bangkit Lagi

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Kemenag Jember Muhammad. Dirinya mengatakan, kebijakan kenaikan paket layanan masyair atau layanan puncak ibadah haji saat wukuf di Arafah berupa hotel dan bus, merupakan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

“Kita (Indonesia, Red) tidak bisa berbuat banyak dengan kebijakan tersebut,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember di kantornya, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, biaya pemberangkatan haji cukup murah. Pasalnya, calon jamaah mendapatkan subsidi dari pemerintah yang diambilkan dari dana sukuk atau dana jamaah haji yang dikelola oleh pemerintah. “Uang jamaah begitu daftar dimasukkan ke sukuk. Istilahnya uang itu dikelola,” terangnya.

KEPATIHAN, Radar Jember – Biaya haji secara mendadak naik setelah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kenaikan biaya masyair dalam pelaksanaan haji. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) Jember memberitahukan, meskipun naik, pemerintah sepenuhnya akan menanggung biaya kenaikan tersebut.

BACA JUGA : Sektor Wisata Blitar Kini Bangkit Lagi

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Kemenag Jember Muhammad. Dirinya mengatakan, kebijakan kenaikan paket layanan masyair atau layanan puncak ibadah haji saat wukuf di Arafah berupa hotel dan bus, merupakan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

“Kita (Indonesia, Red) tidak bisa berbuat banyak dengan kebijakan tersebut,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember di kantornya, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, biaya pemberangkatan haji cukup murah. Pasalnya, calon jamaah mendapatkan subsidi dari pemerintah yang diambilkan dari dana sukuk atau dana jamaah haji yang dikelola oleh pemerintah. “Uang jamaah begitu daftar dimasukkan ke sukuk. Istilahnya uang itu dikelola,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/