
UMBULSARI, Radar Jember - Langkah politik dan kebijakan pembangunan Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait terus berpijak pada restu para ulama.
Bupati jebolan pesantren itu secara terbuka menyampaikan laporan khusus kepada para kiai, pengasuh pondok pesantren, ibu nyai, gus, lora, yang disaksikan langsung oleh para kepala desa dan camat setempat, serta jajaran OPD yang diboyongnya, saat melangsungkan Bunga Desaku, di pendapa Kantor Kecamatan Umbulsari, Selasa (3/11),
Di hadapan para tokoh agama yang dipandangnya sebagai guru spiritual, ia menegaskan bahwa para kiai merupakan fondasi penentu arah kebijakan dan moral kepemimpinannya di Jember, selama memimpin kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini, sekitar dua tahun terakhir.
Baca Juga: Rangkul Guru Ngaji dan Tokoh Lintas Agama, Gus Fawait Ajak Doakan Kepemimpinan Presiden Prabowo
Ia mengingatkan kembali bagaimana awal masa jabatannya mendapati Jember berada di peringkat kedua angka kemiskinan tertinggi di Jawa Timur.
"Alhamdulillah hari ini Jember sudah tidak nomor dua lagi. Bahkan pertumbuhan ekonomi Jember dalam 10 tahun terakhir ini, termasuk yang tertinggi," katanya, di hadapan para tokoh agama yang hadir.
Ia melanjutkan, komitmen nyata pemerintah daerah juga diwujudkan melalui penyaluran insentif guru ngaji yang kini diberikan secara istiqomah dan terhormat tanpa harus mengantre panjang di perbankan seperti masa lalu. Kebijakan serupa juga diperluas kepada para ketua pengajian, majelis taklim, hingga insentif khusus bagi santri dan pengasuh pondok pesantren.
Baca Juga: Sentuhan Humanis Melalui 38 Mobil Cinta Pemkab Jember, Antar Pasien Sembuh sampai Depan Pintu Rumah
Di sektor pendidikan tinggi, Pemkab Jember menggelontorkan beasiswa hingga 11 ribu kuota, dari target 20 ribu hingga lima tahun mendatang, khusus untuk mahasiswa asal Jember. Kemudian memastikan pelayanan dasar kesehatan gratis melalui UHC, inovasi Homecare yang bisa telemedicine dan Mobil Cinta, serta beberapa program lain yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan infrastruktur daerah.
"Kami juga lapor tahun depan akan membantu seragam anak-anak sekolahan, dan ada program dari presiden Prabowo yaitu SMK Go Global, serta masih banyak beberapa program pemkab lainnya. Namun kami mohon diberi masukan oleh para Kiai, para Ibu Nyai, mungkin ada hal-hal khusus di bawah terjadi, yang saya belum ketahui," harapnya.




