Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transmisi Pengetahuan dalam Perkuliahan di Masa Pandemi

S
Penulis: Safitri❯
Photo
Photo
Pandemi Covid-19 telah mengganggu pelbagai sendi kehidupan. Pandemi Covid-19 telah mencipta kepanikan global yang menerjang tatanan kehidupan, termasuk dunia perguruan tinggi. Seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara virtual. Pelaksanaan wisuda, Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), dan sistem pembelajaran, semuanya dilaksanakan secara online.

Dalam konteks perguruan tinggi, ada pergeseran dalam sistem perkuliahan, yaitu dari perkuliahan tatap muka menjadi perkuliahan online, yang kita kenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). PJJ ini menjadi pilihan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona yang kian hari tambah mengkhawatirkan.

Sebagaimana diketahui bersama, perguruan tinggi memiliki tiga pilar dasar yang dikenal dengan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tiga pilar utama itu memiliki kaitan integral yang tidak bisa dipisahkan. Saling memperkuat dan menguatkan. Dalam konteks penguatan tradisi akademik melalui tri dharma perguruan tinggi tersebut, transfer ilmu pengetahuan menjadi salah satu indikator kunci keberhasilan. Tentu, ada banyak tantangan dan pelbagai permasalahan, namun dengan semangat dan komitmen kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, semua tantangan itu bisa diurai secara perlahan.

 

Transfer Ilmu Pengetahuan

Dalam konteks pilar pengajaran adan pendidikan, perguruan tinggi menjalankan fungsinya sebagai laboratorium pendidikan dan pengajaran sebagaimana diungkap Ortega Y. Gasset (1996) yang menjelaskan tiga pokok sebuah perguruan tinggi dengan tiga agenda utama yaitu the transmission of culture (sarana transmisi budaya), the teaching of profession (pengajaran profesi-profesi tertentu), dan scientific and training of new scientists (aktivitas ilmiah dan penyiapan para calon ilmuwan).

Kaitannya dengan konteks saat ini, proses transmisi pengetahuan itu tetap menjadi hal yang utama. Suasana kampus boleh sepi tidak seperti sediakala, namun proses transfer pengetahuan harus tetap berlangsung. Tidak boleh mandeg. Tugas pendidik dan komitmennya tidak boleh hangus terbawa suasana. Komitmen para intelektual untuk mencerdaskan generasi bangsa harus tetap menjadi prioritas utama.

Memang banyak tantangan dan banyak hal yang perlu disiapkan dengan baik agar proses pembelajaran bisa berjalan dengan optimal. Misalnya, infrastruktur seperti jaringan internet yang memadai. Hal ini tentu berkaitan dengan dunia teknologi. Teknologi yang harus disediakan adalah teknologi pembelajaran yang memudahkan, dan memberikan stimulus kepada mahasiswa untuk kreatif dan inovatif, serta pemberian konten penguatan literasi dan karakter. Penguatan dan pemanfaatan media meliputi penyediaan platform (aplikasi) layanan pembelajaran yang dapat menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar secara efektif. Selain itu, ditambah dengan penjaminan keberlangsungan pelayanan akademik dan tata kelola secara maksimal. Tidak berhenti pada tahap itu, namun juga peningkatan kompetensi pendidik di semua jenjang untuk menggunakan aplikasi pembelajaran jarak jauh mutlak dilakukan.

 

Optimalisasi Konten

Dengan pengoptimalan semua komponen di atas, ikhtiar agar perkuliahan jarak jauh dapat terlaksana dengan baik. Yang paling utama adalah komitmen dan kemauan kuat untuk terus dapat mentransformasi pengetahuan kepada anak didik. Transmisi pengetahuan tetap menjadi point penting, tanpa mengenal jarak atau waktu. Transmisi pengetahuan memiliki alur yang cukup luas, yang tidak terbatas dalam ruang-ruang kelas atau ruang-ruang tempat belajar. Kecanggihan teknologi dapat dimanfaatkan untuk tetap menjadi penyokong proses berlangsungnya transmisi ilmu pengetahuan.

Konten-konten kreatif dapat dijadikan sarana dalam proses pembelajaran. Penguatan literasi dalam dunia digital juga menjadi bagian dari kreativitas pembelajaran. Dalam hal ini, sebagaimana yang dijelaskan oleh Csikszenthimaly (1993), perkembangan informasi dunia digital yang disebarluaskan melalui konten-konten tertentu dapat memengaruhi perkembangan diri. Dalam konteks ini, transfer pengetahuan juga dapat dilakukan melalui pemberian konten yang kreatif dan inovatif. Dalam bahasa yang digunakan Csikszenthimaly, istilah meme. Menurutnya, sebuah konten diciptakan secara sengaja dan sadar oleh manusia untuk tujuan tertentu. Dengan kata lain, sebuah konten akan sangat menentukan dampaknya.

Dalam dunia teknologi informasi, saat konten disebarluaskan, ia akan bertransformasi mengikuti kesadaran penciptanya dan manusia lainnya yang berhubungan dengannya. Sama halnya dengan proses pembelajaran, konten pembelajaran sangat menentukan berhasil dan gagalnya proses transformasi pengetahuan. Dalam konteks ini, pemanfaatan pembelajaran daring menuntut kreativitas yang tinggi. Semoga badai pandemi Covid-19 ini segera berhenti!

 

 

*) Prof. Dr. H. Babun Suharto, S.E., MM., Guru Besar Ilmu Manajemen dan Dosen Pascasarjana IAIN Jember.

Advertisement
Advertisement
Editor : Safitri

Artikel Terkait

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Dengan wilayah dampingan yang baru mencakup 13 dari total 226 desa di Jember, jangkauan dan kewenangannya sangat terbatas. Karena itu, sinergi lintas pihak menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Ketua Ansor Jember Izzul Ashlah menilai demokrasi tak cukup diperjuangkan lewat demonstrasi. Masyarakat sipil harus memperkuat konsolidasi agar mampu menentukan arah kekuasaan dan melawan dominasi oligarki.

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Usaha café atau coffeshop kini mulai menjamur di Jember, terutama di daerah yang berdekatan dengan kawasan kampus. Terlihat banyak sekali gerai kopi yang buka di daerah sekitar kampus ataupun yang masih dekat dengan kawa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer