alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Kerbau Milik Keraton Surakarta Mati Terpapar PMK

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID – Seekor kerbau atau kebo bule berusia 20 tahun milik Keraton Kasunanan Surakarta mati akibat terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dan tidak bisa diselamatkan pada Kamis kemarin (21/7).

BACA JUGA : Pengamat Politik Bilang TNI Jangan Ditarik ke Politik

“Mati satu, kerbau betina. Sebetulnya dua minggu sebelumnya sudah kami antisipasi. Sinuhun (Pakubuwono XIII,Red) sudah mengutus saya ke kandang mahesa untuk menanyakan ke srati (pawang kerbau). Kami juga sudah koordinasi juga dengan dispertan (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo), dokter meluncur mengecek,” kata Wakil Pengageng Sasana Wilopo Keraton Kasunanan Surakarta KRA Dani Nuradiningrat, Jumat (22/7).

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari hasil pemeriksaan tersebut sekitar seminggu sebelumnya tidak ditemukan tanda-tanda kerbau terpapar PMK. “Tapi kemarin kedapatan mati satu, dicek terindikasi PMK yang ada di kandang sebelah barat. Kami ada tiga kandang, barat, timur, dan di Sitinggil,” ujar dia.

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan kembali diketahui ada tujuh ekor kerbau lain yang juga terpapar PMK. Keraton Surakarta saat ini memiliki 18 ekor kerbau bule.“Untuk yang tujuh ekor ini kami melakukan tindakan pengobatan dan preventif ke kandang-kandang t karena inkubasi PMK ini cepat sekali.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID – Seekor kerbau atau kebo bule berusia 20 tahun milik Keraton Kasunanan Surakarta mati akibat terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dan tidak bisa diselamatkan pada Kamis kemarin (21/7).

BACA JUGA : Pengamat Politik Bilang TNI Jangan Ditarik ke Politik

“Mati satu, kerbau betina. Sebetulnya dua minggu sebelumnya sudah kami antisipasi. Sinuhun (Pakubuwono XIII,Red) sudah mengutus saya ke kandang mahesa untuk menanyakan ke srati (pawang kerbau). Kami juga sudah koordinasi juga dengan dispertan (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo), dokter meluncur mengecek,” kata Wakil Pengageng Sasana Wilopo Keraton Kasunanan Surakarta KRA Dani Nuradiningrat, Jumat (22/7).

Dari hasil pemeriksaan tersebut sekitar seminggu sebelumnya tidak ditemukan tanda-tanda kerbau terpapar PMK. “Tapi kemarin kedapatan mati satu, dicek terindikasi PMK yang ada di kandang sebelah barat. Kami ada tiga kandang, barat, timur, dan di Sitinggil,” ujar dia.

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan kembali diketahui ada tujuh ekor kerbau lain yang juga terpapar PMK. Keraton Surakarta saat ini memiliki 18 ekor kerbau bule.“Untuk yang tujuh ekor ini kami melakukan tindakan pengobatan dan preventif ke kandang-kandang t karena inkubasi PMK ini cepat sekali.

SOLO, RADARJEMBER.ID – Seekor kerbau atau kebo bule berusia 20 tahun milik Keraton Kasunanan Surakarta mati akibat terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dan tidak bisa diselamatkan pada Kamis kemarin (21/7).

BACA JUGA : Pengamat Politik Bilang TNI Jangan Ditarik ke Politik

“Mati satu, kerbau betina. Sebetulnya dua minggu sebelumnya sudah kami antisipasi. Sinuhun (Pakubuwono XIII,Red) sudah mengutus saya ke kandang mahesa untuk menanyakan ke srati (pawang kerbau). Kami juga sudah koordinasi juga dengan dispertan (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo), dokter meluncur mengecek,” kata Wakil Pengageng Sasana Wilopo Keraton Kasunanan Surakarta KRA Dani Nuradiningrat, Jumat (22/7).

Dari hasil pemeriksaan tersebut sekitar seminggu sebelumnya tidak ditemukan tanda-tanda kerbau terpapar PMK. “Tapi kemarin kedapatan mati satu, dicek terindikasi PMK yang ada di kandang sebelah barat. Kami ada tiga kandang, barat, timur, dan di Sitinggil,” ujar dia.

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan kembali diketahui ada tujuh ekor kerbau lain yang juga terpapar PMK. Keraton Surakarta saat ini memiliki 18 ekor kerbau bule.“Untuk yang tujuh ekor ini kami melakukan tindakan pengobatan dan preventif ke kandang-kandang t karena inkubasi PMK ini cepat sekali.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/