alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Jatah Vaksin PMK Magetan Belum Ada Titik Terang

Mobile_AP_Rectangle 1

MAGETAN, RADARJEMBER.ID-Peternak sapi di Magetan harus lebih bersabar, dikarenakan aksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kemungkinan baru dapat didistribusikan ke Magetan usai hari raya Idul Adha 9 Juli mendatang.

BACA JUGA: Tirakatan Hingga Sendratari Ramaikan Hari Jadi Mojokerto

Budi Nur Rohman, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan menerangkan, sebaran kasus PMK di Magetan masih minim. Alasan itulah membuat pendistribusian vaksin PMK kecil kemungkinan dilangsungkan sebelum Idul Adha.

Mobile_AP_Rectangle 2

Daerah lain lebih diutamakan karena masifnya sebaran kasus PMK. Vaksin diprioritaskan pada sapi yang belum terpapar. Sapi sembuh dari PMK diberi vaksin booster. ‘’Tapi, booster baru diberikan enam bulan setelah terpapar karena sudah memiliki kekebalan.

Data disnakkan mencatat 1.950 ekor ternak telah terpapar PMK. Jumlah ternak mati akibat PMK mencapai 14 ekor. Delapan ekor lainnya dipotong paksa oleh pemilik. Sementara, 988 sapi berhasil sembuh.

- Advertisement -

MAGETAN, RADARJEMBER.ID-Peternak sapi di Magetan harus lebih bersabar, dikarenakan aksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kemungkinan baru dapat didistribusikan ke Magetan usai hari raya Idul Adha 9 Juli mendatang.

BACA JUGA: Tirakatan Hingga Sendratari Ramaikan Hari Jadi Mojokerto

Budi Nur Rohman, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan menerangkan, sebaran kasus PMK di Magetan masih minim. Alasan itulah membuat pendistribusian vaksin PMK kecil kemungkinan dilangsungkan sebelum Idul Adha.

Daerah lain lebih diutamakan karena masifnya sebaran kasus PMK. Vaksin diprioritaskan pada sapi yang belum terpapar. Sapi sembuh dari PMK diberi vaksin booster. ‘’Tapi, booster baru diberikan enam bulan setelah terpapar karena sudah memiliki kekebalan.

Data disnakkan mencatat 1.950 ekor ternak telah terpapar PMK. Jumlah ternak mati akibat PMK mencapai 14 ekor. Delapan ekor lainnya dipotong paksa oleh pemilik. Sementara, 988 sapi berhasil sembuh.

MAGETAN, RADARJEMBER.ID-Peternak sapi di Magetan harus lebih bersabar, dikarenakan aksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kemungkinan baru dapat didistribusikan ke Magetan usai hari raya Idul Adha 9 Juli mendatang.

BACA JUGA: Tirakatan Hingga Sendratari Ramaikan Hari Jadi Mojokerto

Budi Nur Rohman, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan menerangkan, sebaran kasus PMK di Magetan masih minim. Alasan itulah membuat pendistribusian vaksin PMK kecil kemungkinan dilangsungkan sebelum Idul Adha.

Daerah lain lebih diutamakan karena masifnya sebaran kasus PMK. Vaksin diprioritaskan pada sapi yang belum terpapar. Sapi sembuh dari PMK diberi vaksin booster. ‘’Tapi, booster baru diberikan enam bulan setelah terpapar karena sudah memiliki kekebalan.

Data disnakkan mencatat 1.950 ekor ternak telah terpapar PMK. Jumlah ternak mati akibat PMK mencapai 14 ekor. Delapan ekor lainnya dipotong paksa oleh pemilik. Sementara, 988 sapi berhasil sembuh.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/