alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tenaga Honorer Dihapus Timbulkan Dampak Ekonomi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA,RADARJEMBER.ID – Pemerintah memastikan akan menghapus tenaga honorer pada lingkup kerja birokrasi dan akan berlaku pada November 2023. Penghapusan tenaga honorer ini jika tidak dicarikan solusi, akan menambah angka pengangguran dalam jumlah besar.

BACA JUGA : Pemberian Apresiasi Belasan Juta Rupiah bagi Atlet Berprestasi Porprov

Kurniasih Mufidayati, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS mengingatkan, jika tidak segera dicarikan solusi, ratusan ribu tenaga honorer akan menambah angka pengangguran terbuka dan pasti berdampak pada aktivitas ekonomi nasional.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut data Kementerian PAN RB, per Juni 2021 ada 410.000 Tenaga Honorer Kategori II (THK-II). Pada seleksi CASN 2021, sekitar 51.492 lulus sebagai ASN baik PNS maupun PPPK. Sementara 358.518 pegawai honorer lain berpotensi tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tidak ada lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi salah satu sebab pengangguran masih cukup tinggi di Februari 2022. Angka pengangguran per Februari 2022 tercatat 8,4 juta orang.

- Advertisement -

JAKARTA,RADARJEMBER.ID – Pemerintah memastikan akan menghapus tenaga honorer pada lingkup kerja birokrasi dan akan berlaku pada November 2023. Penghapusan tenaga honorer ini jika tidak dicarikan solusi, akan menambah angka pengangguran dalam jumlah besar.

BACA JUGA : Pemberian Apresiasi Belasan Juta Rupiah bagi Atlet Berprestasi Porprov

Kurniasih Mufidayati, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS mengingatkan, jika tidak segera dicarikan solusi, ratusan ribu tenaga honorer akan menambah angka pengangguran terbuka dan pasti berdampak pada aktivitas ekonomi nasional.

Menurut data Kementerian PAN RB, per Juni 2021 ada 410.000 Tenaga Honorer Kategori II (THK-II). Pada seleksi CASN 2021, sekitar 51.492 lulus sebagai ASN baik PNS maupun PPPK. Sementara 358.518 pegawai honorer lain berpotensi tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tidak ada lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi salah satu sebab pengangguran masih cukup tinggi di Februari 2022. Angka pengangguran per Februari 2022 tercatat 8,4 juta orang.

JAKARTA,RADARJEMBER.ID – Pemerintah memastikan akan menghapus tenaga honorer pada lingkup kerja birokrasi dan akan berlaku pada November 2023. Penghapusan tenaga honorer ini jika tidak dicarikan solusi, akan menambah angka pengangguran dalam jumlah besar.

BACA JUGA : Pemberian Apresiasi Belasan Juta Rupiah bagi Atlet Berprestasi Porprov

Kurniasih Mufidayati, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS mengingatkan, jika tidak segera dicarikan solusi, ratusan ribu tenaga honorer akan menambah angka pengangguran terbuka dan pasti berdampak pada aktivitas ekonomi nasional.

Menurut data Kementerian PAN RB, per Juni 2021 ada 410.000 Tenaga Honorer Kategori II (THK-II). Pada seleksi CASN 2021, sekitar 51.492 lulus sebagai ASN baik PNS maupun PPPK. Sementara 358.518 pegawai honorer lain berpotensi tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tidak ada lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi salah satu sebab pengangguran masih cukup tinggi di Februari 2022. Angka pengangguran per Februari 2022 tercatat 8,4 juta orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/