alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

CNN dan Detikcom Minta Usut Tuntas Intimidasi Wartawan

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pemimpin Redaksi CNN Indonesia dan Detikcom menemui Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Hal itu untuk menindaklanjuti adanya dugaan intimidasi kepada dua wartawan yang meliput di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

BACA JUGA: Harapan Publik di HUT 23 Radar Jember: Menjadi Media Ramah Anak

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Titin Rosmasari mengatakan, peristiwa intimidasi kepada wartawan sudah berulang kali terjadi. Sayangnya, sampai saat ini tidak ada kasus yang tuntas.Untuk itu, kasus intimidasi terhadap wartawan di rumah Irjen Pol Fredy Sambo harus diusut tuntas.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tidak tahu hasilnya seperti apa. Padahal, kejadiannya mengakibatkan selain tekanan psikologis pada kru kami, juga menimbulkan trauma. Bahkan pada Mei 2019 dan Oktober 2020 lalu, handphone atau alat kerja dihilangkan. Jadi kami tentu ingin kasus ini benar-benar diusut dan dituntaskan,” ujar Titin.

’’Wartawan CNN, juga Detikcom, sudah diverifikasi. Dalam proses mendapatkan status verifikasi itu ada hal harus kami penuhi, misalnya kaitan dengan pelatihan, kompetensi jurnalis. Kami pastikan pelatihan semacam ini dilakukan secara reguler agar menjadi bekal wartawan kami bukan hanya sebagai skill, tapi juga pemahaman Kode Etik peliputannya,” tambah Titin.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pemimpin Redaksi CNN Indonesia dan Detikcom menemui Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Hal itu untuk menindaklanjuti adanya dugaan intimidasi kepada dua wartawan yang meliput di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

BACA JUGA: Harapan Publik di HUT 23 Radar Jember: Menjadi Media Ramah Anak

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Titin Rosmasari mengatakan, peristiwa intimidasi kepada wartawan sudah berulang kali terjadi. Sayangnya, sampai saat ini tidak ada kasus yang tuntas.Untuk itu, kasus intimidasi terhadap wartawan di rumah Irjen Pol Fredy Sambo harus diusut tuntas.

“Tidak tahu hasilnya seperti apa. Padahal, kejadiannya mengakibatkan selain tekanan psikologis pada kru kami, juga menimbulkan trauma. Bahkan pada Mei 2019 dan Oktober 2020 lalu, handphone atau alat kerja dihilangkan. Jadi kami tentu ingin kasus ini benar-benar diusut dan dituntaskan,” ujar Titin.

’’Wartawan CNN, juga Detikcom, sudah diverifikasi. Dalam proses mendapatkan status verifikasi itu ada hal harus kami penuhi, misalnya kaitan dengan pelatihan, kompetensi jurnalis. Kami pastikan pelatihan semacam ini dilakukan secara reguler agar menjadi bekal wartawan kami bukan hanya sebagai skill, tapi juga pemahaman Kode Etik peliputannya,” tambah Titin.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pemimpin Redaksi CNN Indonesia dan Detikcom menemui Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Hal itu untuk menindaklanjuti adanya dugaan intimidasi kepada dua wartawan yang meliput di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

BACA JUGA: Harapan Publik di HUT 23 Radar Jember: Menjadi Media Ramah Anak

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Titin Rosmasari mengatakan, peristiwa intimidasi kepada wartawan sudah berulang kali terjadi. Sayangnya, sampai saat ini tidak ada kasus yang tuntas.Untuk itu, kasus intimidasi terhadap wartawan di rumah Irjen Pol Fredy Sambo harus diusut tuntas.

“Tidak tahu hasilnya seperti apa. Padahal, kejadiannya mengakibatkan selain tekanan psikologis pada kru kami, juga menimbulkan trauma. Bahkan pada Mei 2019 dan Oktober 2020 lalu, handphone atau alat kerja dihilangkan. Jadi kami tentu ingin kasus ini benar-benar diusut dan dituntaskan,” ujar Titin.

’’Wartawan CNN, juga Detikcom, sudah diverifikasi. Dalam proses mendapatkan status verifikasi itu ada hal harus kami penuhi, misalnya kaitan dengan pelatihan, kompetensi jurnalis. Kami pastikan pelatihan semacam ini dilakukan secara reguler agar menjadi bekal wartawan kami bukan hanya sebagai skill, tapi juga pemahaman Kode Etik peliputannya,” tambah Titin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/