Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sembilan PMI Asal Lumajang Tertahan di Arab Saudi, Tak Bisa Kembali Akibat Perang Iran VS AS

Atieqson • Rabu, 4 Maret 2026 | 12:19 WIB

FOTO: Kepala Disnaker Lumajang, Subechan
FOTO: Kepala Disnaker Lumajang, Subechan

RADAR JEMBER - Selain jamaah umrah, tidak sedikit warga Lumajang yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) yang tertahan di Arab Saudi. Informasinya, sembilan orang tersebut diberangkatkan untuk bekerja antara tahun 2024 - 2025.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang Subhan mengatakan, warga yang berangkat bekerja di luar negeri itu melalui jalur resmi.

Bahkan, mereka juga mendapat jaminan perlindungan keselamatan kerja selama berada di Arab Saudi.

“Kalau yang tidak resmi atau ilegal, kami tidak tahu berapa jumlah pastinya. Yang kami sampaikan adalah yang tercatat atau bekerja secara resmi,” katanya.

Namun, dia juga tidak menyangkal, jika tidak sedikit warga Lumajang lainnya yang

bekerja di Arab Saudi tidak terdata alias ilegal.

Namun, jumlahnya tidak diketahui pasti.

Subhan menjelaskan, pihaknya belum memiliki rencana untuk memulangkan para pekerja migran asal Lumajang yang masih berada di Arab Saudi.

Pemkab Lumajang memiliki keterbatasan anggaran untuk bisa memulangkan para pekerja migran.

Menurutnya, jika kondisinya mengkhawatirkan, proses pemulangan akan dilakukan oleh pemerintah pusat. (son)

Editor : Adeapryanis
#perang Iran AS Israel #tertahan #PMI #Lumajang