Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Berkah Ramadan, Penjualan Kurma di Lumajang Tembus 300 Kilogram Dalam Sehari

Adeapryanis • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:00 WIB

LARIS MANIS: Penjual kurma di Lumajang kebanjiran orderan saat memasuki musim Ramadan.(ADE APRYANIS/RAME)
LARIS MANIS: Penjual kurma di Lumajang kebanjiran orderan saat memasuki musim Ramadan.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER - Pedagang kurma di Lumajang ketiban berkah di awal bulan suci ramadan kali ini.

Sebab, omzet pendapatan dari hasil berjualan kurma naik hingga 15 kali lipat jika dibandingkan dengan hari biasanya.

Seperti yang dialami oleh Luluk Masulah, penjual kurma di Toko Haikal Lumajang mengatakan, sebelumnya saat hari biasa, tokonya hanya bisa menjual sekitar 20 kilogram kurma per hari.

Sedangkan, setelah memasuki awal puasa penjualan kurma meningkat drastis menjadi 300 kilogram setiap hari.

“Per harinya sedikit ya, kecuali kalau ada orang pulang umrah. Sekarang di awal ramadan sampai kewalahan karena sehari bisa 300 kilogram," ucapnya kemarin.

Peningkatan penjualan kurma di bulan ramadan disebabkan kebutuhan takjil yang meningkat.

Sehingga warga berbondong-bondong memburu kurma untuk berbuk puasa.

Selain dikonsumsi, kurma yang diborong masyarakat juga digunakan sebagai hidangan ke jemaah masjid.

Ada berbagai jenis kurma yang dijual dan berasal dari wilayah Mesir, Tunisia, hingga Palestina.

Harga yang dipatok akan bervariasi tergantung jenis kurma mulai dari yang Rp 30 ribu per kilogram, hingga Rp 240 ribu per kilogram.

Selama ramadan, kurma jenis Sukari yang paling sering diburu.

Selain rasanya manis, teksturnya lembut cocok untuk dinikmati semua kalangan.

"Yang paling laris cari kurma jenis Sukari, kemarin hari pertama puasa saja sampai lebih dari 50 kilogram," pungkasnya (dea/son)

Editor : Adeapryanis
#Ramadan #penjual kurma #Lumajang