Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sekolah di Zona Merah Tak Dibangun, Ini Alasan Bupati Lumajang

Adeapryanis • Senin, 1 Desember 2025 | 11:39 WIB

GABUNG: Siswa-siswi SDN Supiturang 02 saat belajar bersama di SDN Supiturang 01, kemarin.(ADE APRYANIS/RAME)
GABUNG: Siswa-siswi SDN Supiturang 02 saat belajar bersama di SDN Supiturang 01, kemarin.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER - Pemkab Lumajang memastikan SDN 02 yang berada di kawasan rawan erupsi Gunung Semeru tidak akan dibangun kembali.

Kebijakan ini  untuk menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik karena wilayah terdampak telah ditetapkan sebagai zona merah.

Pemkab Lumajang segera menerapkan regrouping dengan memindahkan seluruh siswa secara permanen ke SDN Supiturang 01 yang berada di lokasi lebih aman.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menjelaskan keselamatan peserta didik adalah prioritas utama pemkab Lumajang. 

“Memang wilayah tersebut sudah masuk zona merah. Sekolah tidak boleh lagi berdiri di sana. Semua anak harus belajar di tempat yang benar-benar aman,” ucapnya.

Rencananya, Pemkab Lumajang akan menambah ruang kelas, memperbaiki sarana pendukung, dan meningkatkan fasilitas di SDN Supiturang 01, sehingga semua siswa yang ada disana bisa terkaver dengan baik. 

Bunda sapaan akrabnya juga tidak akan membangun sekolah lagi di lokasi yang berisiko terjadinya bencana.

“Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Penambahan ruang kelas di SDN Supiturang 01 akan segera dikerjakan sesuai kebutuhan,” pungkasnya. 

Pemkab Lumajang terus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen untuk memastikan relokasi, rehabilitasi, dan pemulihan layanan pendidikan berjalan sesuai standar penanganan pascabencana. (dea/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#Bupati Lumajang #Erupsi Semeru 2025 #SDN #sekolah rusak