Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalur Piket Nol, Lumajang Dipenuhi Sisa Abu Erupsi

Adeapryanis
Penulis: Adeapryanis❯

DISEMPROT: Petugas Damkar Lumajang saat membersihkan abu sisa erupsi di Gladak Perak, Candipuro, kemarin.(ADE APRRYANIS/RAME)
DISEMPROT: Petugas Damkar Lumajang saat membersihkan abu sisa erupsi di Gladak Perak, Candipuro, kemarin.(ADE APRRYANIS/RAME)


Advertisement

radarjember.id - Pascaerupsi Gunung Semeru Rabu (19/11) kemarin, jalan di kawasan Gladak Perak masih licin dipenuhi dengan sisa abu vulkanis yang cukup tebal.

Sejumlah petugas tampak mulai melakukan pembersihan selama jalur itu masih ditutup.

Sebelumnya, ketebalan abu di jembatan tersebut membuat warga yang melintas harus ekstra hati-hati dan waspada.

Advertisement

Sebab, kondisi itu rawan membuat pengendara motor tergelincir karena banyaknya sisa material abu yang mengendap di jalan. 

Belum lagi abu yang beterbangan mengganggu pernafasan dan penglihatan.

Udara yang dihirup berpotensi bercampur dengan abu dan membuat penglihatan tidak nyaman.

Advertisement

Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, menghimbau agar warga sekitar yang melintas tetap waspada.

“Kondisi jalan belum stabil dan licin, pengedara motor harus membatasi laju kecepatan dan menjaga jarak aman,” ucapnya.

Bahkan terpantau beberapa pengendara sempat terjatuh karena tidak mampu menyeimbangkan kendaraannya dengan kondisi jalan licin bercampur abu vulkanis. Sementara itu petugas keamanan dan relawan berjaga di beberapa titik.

Penjagaan dilakukan untuk melindungi warga sekitar yang melintas karena banyak jalur licin.

“Ada beberapa tim dan relawan yang siaga, karena kondisi jalan masih licin khawatir ada yang tergelincir,” pungkasnya. (dea/fid)

Advertisement

Artikel Terkait

Arah Angin Berbeda, Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Meluas di Jawa dan Sumatra

Arah Angin Berbeda, Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Meluas di Jawa dan Sumatra

BMKG melaporkan abu vulkanis Gunung Anak Krakatau masih menyebar ke berbagai arah sesuai ketinggian atmosfer, mengganggu kualitas udara hingga keselamatan penerbangan.

Gunung Semeru Kembali Erupsi Dengan Jarak Luncur 4.5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi Dengan Jarak Luncur 4.5 Kilometer

Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran terjadi Kamis (5/11), kemarin. Dengan jarak luncur awan panas mencapai 4.500 meter atau setara dengan 4,5 kilometer.

Ditinggal Dan Dibiarkan Kosong, Pemkab Lumajang Bakal Tarik Unit Huntap Erupsi Semeru

Ditinggal Dan Dibiarkan Kosong, Pemkab Lumajang Bakal Tarik Unit Huntap Erupsi Semeru

Pemkab Lumajang memverifikasi ratusan hunian tetap erupsi Semeru yang dibiarkan kosong di Sumbermujur sebelum menentukan kebijakan penarikan kembali unit bangunan tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer