alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Butuh 200 Ribu Dosis Vaksinasi Cegah PMK

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, RADARJEMBER.ID- Pengaduan soal penyakit mulut dan kuku (PMK) terus berdatangan. Sebagian peternak bahkan melapor sapi yang terinfeksi telanjur mati. Mereka berharap Pemkab Pasuruan semakin serius menangani wabah PMK ini.

BACA JUGA : Menengok Periode Petani Tanam Tembakau

Diana Lukita Rahayu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, menuturkan, dinas tersebut mencatat hingga Minggu (12/6), telah masuk laporan 2.095 sapi terinfeksi virus PMK. Tercatat 21 ekor tidak tertolong dan mati. Sementara hewan sembuh mencapai 820 ekor.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia menambahkan pula, Dinas Peternakan tidak sekedar mengobati sapi-sapisakit. Kandang ternak juga disemprot cairan disinfektan agar terbebas dari virus. Dinas tersebut juga mengajukan permintaan vqaksin PMK, jumlah dosis vaksin disesuaikan dengan populasi ternak.

- Advertisement -

PASURUAN, RADARJEMBER.ID- Pengaduan soal penyakit mulut dan kuku (PMK) terus berdatangan. Sebagian peternak bahkan melapor sapi yang terinfeksi telanjur mati. Mereka berharap Pemkab Pasuruan semakin serius menangani wabah PMK ini.

BACA JUGA : Menengok Periode Petani Tanam Tembakau

Diana Lukita Rahayu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, menuturkan, dinas tersebut mencatat hingga Minggu (12/6), telah masuk laporan 2.095 sapi terinfeksi virus PMK. Tercatat 21 ekor tidak tertolong dan mati. Sementara hewan sembuh mencapai 820 ekor.

Ia menambahkan pula, Dinas Peternakan tidak sekedar mengobati sapi-sapisakit. Kandang ternak juga disemprot cairan disinfektan agar terbebas dari virus. Dinas tersebut juga mengajukan permintaan vqaksin PMK, jumlah dosis vaksin disesuaikan dengan populasi ternak.

PASURUAN, RADARJEMBER.ID- Pengaduan soal penyakit mulut dan kuku (PMK) terus berdatangan. Sebagian peternak bahkan melapor sapi yang terinfeksi telanjur mati. Mereka berharap Pemkab Pasuruan semakin serius menangani wabah PMK ini.

BACA JUGA : Menengok Periode Petani Tanam Tembakau

Diana Lukita Rahayu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, menuturkan, dinas tersebut mencatat hingga Minggu (12/6), telah masuk laporan 2.095 sapi terinfeksi virus PMK. Tercatat 21 ekor tidak tertolong dan mati. Sementara hewan sembuh mencapai 820 ekor.

Ia menambahkan pula, Dinas Peternakan tidak sekedar mengobati sapi-sapisakit. Kandang ternak juga disemprot cairan disinfektan agar terbebas dari virus. Dinas tersebut juga mengajukan permintaan vqaksin PMK, jumlah dosis vaksin disesuaikan dengan populasi ternak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/