Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tiga Ruang Kelas SD di Pelosok Jember Ini Kondisinya Memprihatinkan, Tembok Berlumut Atap Sudah Hancur

Jumai RJ • Kamis, 5 Februari 2026 | 17:17 WIB
TIDAK LAYAK DITEMPATI: Ruang kelas SDN Sumberketempa 04, Desa Sumberkempa, Kecamatan Kalisat tidak layak untuk ditempati KBM
TIDAK LAYAK DITEMPATI: Ruang kelas SDN Sumberketempa 04, Desa Sumberkempa, Kecamatan Kalisat tidak layak untuk ditempati KBM

SUMBERKETEMPA, radarjember - Tidak semua gedung milik lembaga negeri layak ditempati untuk kegiayan belajar mengajar (kbm).

Namun masih banyak bangunan sekolah yang tidak layak untuk ditempati.

Seperti ruang kelas SDN Sumberketempa 04, Desa Sumberketempa, Kecamatan Kalisat, Jember.

Ada tiga ruang kelas yang memprihatinkan atau tidak layak untuk ditempati kegiatan pembelajaran kepada siswa.

Atap ruang kelas menggunakan asbes yang sudah berlubang dan rangka gedung masih menggunakan rangka besi.

Bangunan sekolah yang masih menggunakan rangka dari besi dan beratap dari asbes itu bangunan tahjn 1975/1976.

Tembok dimasing-masing ruang kelas banyak yang retak dan berlumut.

Atap asbes yang yang sudah hancur terutama disetiap teras ruang kelas.

Tiga ruang kelas yang sudah tidak layak ditempati itu kelas 4, 5 dan kelas 6.

Setiap ruang kelas asbesnya sudah banyak yang berlobang dan tanpa ada plafonnya.

Lobangnya bukan hanya satu tetapi setiap ruangan lobangnya banyak. Sehingga kalau hujan, ruang kelas bocor.

Tiga ruang kelas tanpa plafon, sehingga kalau sudah diatas jam 09.00 rasanya panas.

Anak anak juga tidak nyaman saat mengikuti pembelajatan, karena ruang kelas memang tidak ada plafonnya, kata Un Sri Wahyuni guru kelas SDN Sumberketempa 04.

"Kalau pas ada pembelajaran hujan, siswa harus mengangkat bangku ketempat yang aman dari bocor. Sehingga terlihat siswa dalam satu kelas itu tidak akur karena mejanya ketetesan air hujan akibat asbesnya bolong," katanya.

"Misal kalau sore atau malam harinya hujan, pagi harinya siswa harus ngepel dimasing masing ruang kelas. Dinding ruang kelas juga menjamur dan mulai mengelupas," kata guru kelas 4 itu.

Wulan, siswa kelas 6 mengaku tidak nyaman belajar diruang kelas yang panas.

Karena ruang kelas tidak ada plafon dan kalau hujan bocor.

Selain itu sekolah juga tidak mempunyai kamar kecil untuk siswa. Sehingga kalau teman-teman mau kencing atau BAB harus lari kesungai. Bahkan kamar kecil buat guru saja memprihatinkan, pungkas Wulan.

Sementara itu, Jayadi Kepala SDN Sumberketempa 04 mengaku pihaknya sudah pernah mengajukan rehab ke Dinas Pendidikan untuk perbaikan

Memang ada 6 ruang kelas dan satu ruang guru dan ruangan untuk kepala sekolah.

Tiga ruang kelas cukup parah yakni kelas 4,5 dan 6. Sedangkan tiga ruangan bagian plafonnya ada yang mulai ambrol, kata Jayadi.

"Total siswa SDN Sumberketempa 04 ada 22 siswa," pungkasnya.(jum).

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #ruang kelas #Sekolah #SD