Radar Jember - Dua atlet sepeda kebanggaan Jember, Melinda Aprilia dan Ghaffaar Raffi, kini tengah menjadi tim Puslatda Jatim.
Mereka masuk dalam program unggulan KONI Jatim dengan masa pemusatan latihan selama tiga tahun ke depan dan disiapkan untuk PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua ISSI Jember Aries Bawono menyampaikan, pemanggilan kedua atlet itu tidak lepas dari prestasi yang sudah mereka ukir di berbagai ajang resmi.
Dikatakan, raihan di berbagai multi-event yang diakui pemerintah telah mereka raih.
“Porprov dan Kejurnas jadi tolak ukur utama. Tapi prestasi di turnamen open juga ikut dilirik,” tegasnya.
Aries menyampaikan, meski baru pertama kali turun di Porprov Jatim IX Malang Raya, Melinda langsung tampil mengejutkan dengan meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
“Usianya masih sangat muda, tapi potensinya luar biasa. Ini aset besar untuk Jember dan Jatim,” kata Aries kepada Jawa Pos Radar Jember, saat di KONI Jember, kemarin (16/9).
Sementara itu, Raffi memang tak bisa ikut berlaga di Porprov IX karena usianya sudah melewati batas ketentuan.
Namun, namanya tetap dilirik KONI Jatim berkat catatan prestasi.
Termasuk medali perunggu di Porprov Mojokerto 2023 lalu, serta konsistensinya di berbagai kejuaraan.
“Itu yang membuat Raffi akhirnya dipanggil masuk Puslatda Jatim,” imbuh Aries.
Aries menambahkan, saat ini keduanya sudah bergabung dengan Tim Puslatda Jatim di Malang.
Melinda lebih dulu berangkat sekitar satu bulan lalu, sedangkan Raffi baru menyusul pada Senin (15/9) kemarin.
“Keduanya sudah resmi menjalani latihan penuh di Malang,” jelasnya.
Selama tiga tahun ke depan, Melinda dan Raffi akan fokus menjalani latihan di Malang bersama puluhan atlet lain.
Meski masuk Puslatda, bukan berarti otomatis membela Jatim di PON 2028.
Mereka tetap harus melewati seleksi dengan sistem promosi-degradasi.
“Kalau performanya menurun dan kalah dengan peserta lain, otomatis dipulangkan,” tandas Aries. (yul/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh