Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UNIK! Gerobak Cilok Terbang di Langit JLS Puger Jember, Ada Apa?

Radar Digital • Jumat, 18 Agustus 2023 | 00:16 WIB
KREATIF: Layangan pedagang Cilok yang menjadi perhatian penonton yang dalam kopi darat yang diadakan pemuda jadugan kreative, Jember. (JUMAI/RADARJEMBER)
KREATIF: Layangan pedagang Cilok yang menjadi perhatian penonton yang dalam kopi darat yang diadakan pemuda jadugan kreative, Jember. (JUMAI/RADARJEMBER)

 

MOJOSARI, RADARJEMBER.ID  - Banyak cara untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023. Seperti yang dilakukan, Pemuda Jadugan Kreative, Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember. Mereka mengadakan kopi darat (kopdar) bagi para pecinta layangan. Kopi darat bertempat di Jalur Lintas Selatan (JLS) desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember, Kamis (17/8/2023).

 

Peserta kopi darat pecinta layangan yang sudah viral yakni "pegon semok". Untuk peserta bukan hanya berasal dari Kecamatan Puger saja. Tetapi perserta juga ada yang dari luar kota. Seperti Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso dan Malang. Peserta yang datang dari luar Jember hingga membawa 4 sampai 5 layangan jenis pegon semok.

 

Untuk membawa layangan ke tempat lokasi bahkan tak mudah. Layangan dinaikkan ke dalam truk atau pikap. Sebab, ukuran layangan sendiri mencapai 3x2 meter. Sehingga harus menggunakan kendaraan roda empat atau truk untuk bisa ke lokasi.

 

Photo
Photo

 

Usman, warga Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Puger layangannya sempat menjadi perhatian penonton yang datang. Karena layangan milik Usnam, bukan jenis Pegon Semok tetapi layangan pedagang cilok yang banyak dijumpai di mana-mana. Sehingga saat naik atau terbang tinggi, layangan milik Usman cukup menyita perhatian. Terlebih, layangan miliknya memang beda sendiri.

 

“Biasanya kopi darat pecinta layangan ini setiap tahun baru dan agustusan. Saya buat layangan pedagang cilok itu semalaman,” kata Usman.

 

Sementara Prasnovi, warga Kecamatan Wuluhan, Jember untuk kopi darat layangan kali ini membawa 4 layangan dengan ukuran besar. “Terima kasih kepada panitia atau pemuda jadungan kreative yang sudah memfasilitasi. Sehingga muncul ide kreatif selain dari pantia juga dari peserta,”  bebernya.

 

Ada layangan yang mirip ular, kepala burung dan jenis lainnya. Tetapi yang paling banyak yakni jenis "pegon semok".

 

Penonton yang datang bukan hanya dari Jember saja. Tetapi juga dari luar Jember. (jum/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #puger #JLS #Jalur Lintas Selatan (JLS)