Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

NGERI! Rusia Resmi Anggap LGBT Sama Dengan Seorang Teroris?

M. Ainul Budi
Penulis: M. Ainul Budi❯
Arsip - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (20/10/2022) menginspeksi pelatihan personel rekrutan baru yang akan berpartisipasi dalam operasi militer khusus di Ukraina, kata Kremlin melalui pernyataan.
Arsip - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (20/10/2022) menginspeksi pelatihan personel rekrutan baru yang akan berpartisipasi dalam operasi militer khusus di Ukraina, kata Kremlin melalui pernyataan.

RADAR JEMBER - Dunia sedang heboh. Setelah AS memasukkan Ikhwanul Muslimin sebagai Teroris, kini rusia melakukan gerakan serupa, namun bukan pada kelompok bersenjata atau pengedar narkoba seperti yang sering dilakukan AS, Rusia baru saja membuat sejarah baru.


Advertisement

Pemerintah Vladimir Putin resmi memasukkan "Gerakan LGBT Internasional" ke dalam daftar organisasi teroris dan ekstremis, sejajar dengan Al-Qaeda atau ISIS.

Pelangi Masuk Daftar Hitam.

Badan Pemantau Keuangan Rusia (Rosfinmonitoring) telah memperbarui daftar hitam mereka. Artinya, segala aktivitas yang berbau kampanye LGBT di Rusia kini bukan lagi pelanggaran ringan, melainkan tindak pidana berat.

Advertisement

Rekening bank yang terkait dengan gerakan ini bisa dibekukan seketika, dan pelakunya bisa diburu layaknya musuh negara.

Perang Nilai: Putin vs "Wabah" Barat.

Kenapa Rusia seekstrem ini? Ini bukan cuma soal orientasi seksual, tapi soal Ideologi. Putin memandang gerakan LGBT sebagai "senjata lunak" Barat untuk menghancurkan nilai-nilai tradisional keluarga di Rusia.

Advertisement

Bagi Kremlin, ini adalah perang pertahanan moral. Jika Barat mengagung-agungkan kebebasan gender, Rusia membalasnya dengan palu hukum: "Di sini, itu adalah kriminal."

Simbol Bisa Bikin Masuk Penjara.

Dampaknya ngeri-ngeri sedap. Memakai atribut pelangi, memposting dukungan di medsos, atau sekadar ikut parade, kini bisa dianggap sebagai "memfasilitasi kegiatan ekstremis". Hukuman penjara belasan tahun siap menanti.

Jadi, jangan harap bisa melihat bendera warna-warni berkibar di Lapangan Merah, kecuali kamu mau menginap di jeruji besi Siberia.

Langkah ini menegaskan posisi Rusia yang makin menjauh dari standar HAM Barat, dan memilih jalannya sendiri yang super konservatif.

Advertisement

Artikel Terkait

KERAS! Rusia Jadi Negara Paling Anti LGBT, Ini Bukti Kebijakannya

KERAS! Rusia Jadi Negara Paling Anti LGBT, Ini Bukti Kebijakannya

Rusia resmi memasukkan apa yang mereka sebut sebagai “gerakan LGBT internasional” ke dalam daftar organisasi ekstremis dan teroris, sejalan dengan putusan Mahkamah Agung Rusia pada yang melabeli aktivis LGBT sebagai ekst

PANAS! Rumor Liverpool Incar Orkun Kökçü Hingga Kontroversi Ban Kapten Pelangi Kembali Jadi Sorotan

PANAS! Rumor Liverpool Incar Orkun Kökçü Hingga Kontroversi Ban Kapten Pelangi Kembali Jadi Sorotan

Rumor ketertarikan Liverpool terhadap gelandang Benfica, Orkun Kökçü, kembali menjadi perhatian publik.  Selain performanya yang konsisten di lini tengah, nama pemain internasional Turki itu kembali dikaitkan dengan kon

Nabi Luth, Kaum Sodom, dan Pompeii

Nabi Luth, Kaum Sodom, dan Pompeii

Sabtu, happy weekend, biasanya cerita yang membuat senyum. Kali ini saya mau mengulas sebuah sejarah, tentang Nabi Luth. Kenapa saya mau bahas ini? Karena, setiap kali membahas isu soal LGBT, pasti ada komen soal Nabi Lu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer