radar jember - Selebgram dan TikToker, Dilan Janiyar, akhirnya buka suara soal keputusannya memberikan uang sebesar Rp800 juta kepada mantan suaminya, Safno, sebagai bagian dari harta gono gini usai perceraian mereka.
Dalam podcast bersama Denny Sumargo, Dilan dengan emosional mengungkapkan alasannya meski mengaku sangat kecewa dan merasa dikhianati.
Dilan mengaku terpukul dan terhina setelah mengetahui kenyataan sebenarnya tentang sang mantan suami.
"Kayak rasanya disambar petir, dicincang-cincang badanku, dan posisinya udah gini pun aku masih ngasi duit lagi ke dia, ini kayak udah jatuh tertimpa tanggga gitu," tuturnya dengan nada emosi.
Ia juga menyampaikan rasa frustrasinya karena masih harus memberikan uang kepada Safno meskipun telah disakiti.
Dilan mengungkapkan bahwa ia harus memberikan harta gono gini kepada mantan suaminya itu karena tidak adanya perjanjian pra-nikah, sehingga membuatnya harus memberikan harta tersebut.
"Kenapa aku masih kasih duit? Karena gak bikin perjanjian pra-nikah, hukum kan tetap hukum ya bang. Harta gono gini adalah harta yang dibagi yang didapatkan setelah pernikahan, bukan harta bawaan, gak peduli siapa yang salah atau siapa yang cari," kata Dilan.
Dilan menambahkan bahwa ia sudah berkonsultasi dengan pengacara, namun hasilnya tetap tak bisa menghindarkan pemberian bagian harta tersebut.
"Pakai lawyer yang bagus, yang bisa digeser itu persentasenya aja, jadi gak 50-50, jadi kayak ya mungkin 70-30, 80-20, 90-10 itu aja yang dimainin, tapi dia tetap harus dapat bagian gitu," jelasnya.
Meskipun mantan suaminya awalnya menuntut Rp3 miliar, Dilan akhirnya menyetujui untuk memberikan Rp800 juta dengan syarat tertentu.
"Awalnya dia minta 3M, aku bilang gak usah ngomong M sama aku. Aku kasih 800, tapi kamu diem, jangan lagi koar-koar di sosial media, aku gak mau dia ambil advantage apapun dari kasus ini, aku gak mau kamu kaya sama dengan kesalahanmu" katanya tegas.
Dilan mengaku kecewa dan kelelahan atas apa yang dialaminya. Selama menikah, hidupnya hanya disibukkan dengan kerja dan menjadi seorang ibu untuk anaknya. Ia juga mengutarakan bahwa ia masih belum tau kapan ia bisa memaafkan sang mantan suami.
"Aku gak terima dan Aku gak akan pernah maafin, aku gak tahu kapan aku bisa maafin," ujarnya.
Editor : M. Ainul Budi