Ketua Paguyuban Insan Transportasi (Pintar) Siswoyo mengatakan, para sopir truk material di Puger dan sekitarnya membutuhkan perhatian pemerintah. Salah satunya meminta agar material yang masuk ke Imasco dari Jember saja. “Selama ini yang kami tahu juga ada dari Probolinggo. Salah satunya tanah liat,” katanya.
Untuk itulah, para sopir berharap agar ke depan material seperti tanah liat bisa dimaksimalkan dengan mengambil dari Jember saja. “Agar para sopir bisa tetap bekerja dengan keberadaan Imasco,” imbuh Siswoyo.
Salah seorang sopir truk menyebut, para sopir truk itu rata-rata adalah warga yang ngesub material ke perusahaan. Terkadang mereka ada yang dibayar terlalu minim. Namun, kasus yang dikeluhkan sopir ini tidak berkaitan dengan PT Imasco. Sebab, perhitungan material di perusahan yang memproduksi semen Singa Merah itu sudah jelas.
Para sopir berharap, investasi PT Imasco selayaknya mengangkat perekonomian warga sekitar. Ini artinya, penyerapan tenaga kerja hingga suplai materialnya diharapkan semaksimal mungkin berasal dari Jember saja. Bukan dari daerah lain.
Mendengar apa yang disampaikan warga, Heru, utusan PT Semen Imasco Asiatic, menjelaskan, dirinya datang ke dewan untuk mengikuti rapat dan mendengar apa yang menjadi keluh kesah warga. Terutama para sopir truk itu. Hasil rapat yang digelar di ruang musyawarah DPRD Jember ini nantinya akan dia sampaikan kepada manajemen PT Imasco. “Jadi, kami tidak hanya mendapat keluhan, tetapi juga forum resmi,” papar Heru, yang menyebut semua masukan akan disampaikan kepada pimpinannya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jember Siswono, yang memimpin jalannya RDP, menyatakan, keluhan warga sudah dipahami oleh anggota dewan. Termasuk utusan perusahaan yang datang. Siswono berjanji, dewan dalam waktu dekat akan turun ke lokasi sebagai tindak lanjut aspirasi warga. “Kami minta waktu agar masalah ini ada solusi terbaik,” ujarnya.
Siswono pun menegaskan, dewan akan berkomunikasi dengan PT Imasco untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginan warga. Menurut Siswono, investasi pabrik semen itu memang harus banyak memberi manfaat, termasuk mengangkat perekonomian warga Jember. “Investasi apa pun wajib mengangkat perekonomian warga. Kami akan tindaklanjuti ini. Termasuk material, kalau bisa dari Jember semua,” ulasnya.
Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Nur Hariri
Redaktur : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital