Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Melemah, Benarkah Harga Beras hingga Mi Instan Bakal Makin Mahal?

R
Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo, Melawai, Jakarta.  (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo, Melawai, Jakarta. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Advertisement

RADAR JEMBER - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi perhatian masyarakat. 

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan kemungkinan kenaikan harga berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pangan hingga produk rumah tangga.

Melemahnya rupiah tidak hanya berdampak pada sektor keuangan, tetapi juga berpotensi memengaruhi biaya impor bahan baku dan ongkos produksi. 

Advertisement

Lantas, benarkah harga beras hingga mi instan bakal ikut naik?

Ketika rupiah melemah, biaya pembelian barang dari luar negeri cenderung meningkat jika dihitung dalam mata uang domestik. 

Importir membutuhkan lebih banyak rupiah untuk mendapatkan jumlah dolar AS yang sama. Kondisi ini dapat memengaruhi industri yang masih bergantung pada bahan baku impor.

Advertisement

Salah satu komoditas yang berpotensi terdampak adalah gandum, bahan utama pembuatan mi instan. 

Kebutuhan gandum Indonesia sebagian besar dipenuhi melalui impor sehingga perubahan nilai tukar dapat meningkatkan biaya pembeliannya.

Meski demikian, pelemahan rupiah tidak otomatis membuat harga mi instan langsung naik.

Produsen tetap mempertimbangkan harga gandum dunia, biaya distribusi, ketersediaan stok, serta kebijakan penetapan harga sebelum melakukan penyesuaian.

Advertisement

Artikel Terkait

Rupiah Tertekan hingga Rp18.135 per Dolar AS, Ini Tiga Faktor yang Jadi Pemicu

Rupiah Tertekan hingga Rp18.135 per Dolar AS, Ini Tiga Faktor yang Jadi Pemicu

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan tersebut dinilai tidak hanya dipicu kondisi global, tetapi juga dipengaruhi persoalan fiskal dan meningkatnya risiko investasi di dalam neg

Rupiah Kian Melemah, Dolar AS Sentuh Hingga Rp 18.174 Sore Ini

Rupiah Kian Melemah, Dolar AS Sentuh Hingga Rp 18.174 Sore Ini

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (28/10/2026).  Rupiah terkoreksi 18 poin atau 0,10 persen ke level Rp18.174 per dolar AS, dibandingkan posisi penutu

Harga Minyak Mentah Global Ambrol, Nilai Tukar Rupiah Sukses Melaju di Zona Hijau

Harga Minyak Mentah Global Ambrol, Nilai Tukar Rupiah Sukses Melaju di Zona Hijau

Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar AS, dipicu oleh sentimen positif dari merosotnya harga minyak mentah dunia secara tajam

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer