WONOBOYO, Radar Ijen - Banjir dan tanah longsor yang melanda Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, pada Senin (3/2) kemarin, telah menyebabkan kerusakan signifikan.
Hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 17.00 mengakibatkan tanah longsor yang menutup jalan poros desa dan luapan air memasuki rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Usai terjadi banjir susulan, pada Selasa (4/2) malam, kerusakan material semakin bertambah.
Dampak dari bencana ini meliputi terputusnya akses jalan dari Desa Leprak menuju Desa Wonoboyo, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Sebanyak 113 rumah terdampak, dengan rincian 16 rumah rusak berat dan 97 rumah rusak ringan.
Selain itu, lima musholla terkena material lumpur, enam titik plengsengan rusak, dan sekitar 50 hektare area persawahan terendam banjir.spal jalan desa sepanjang 500 meter juga mengalami kerusakan, dan 15 ekor sapi milik warga telah dievakuasi ke tempat yang aman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Sigit Purnomo, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bondowoso melakukan penanganan di rumah-rumah terdampak banjir dan tanah longsor, serta melaporkan kepada atasan untuk rencana tindak lanjut.
"Selain itu, kami memberikan bantuan logistik dan peralatan untuk kerja bakti warga," ungkapnya.
Lalu kemudian, penanganan difokuskan pada pembuatan tembok penahan air yang menjadi penyebab utama air masuk ke wilayah pemukiman warga.
"BPBD juga mendirikan posko tanggap darurat dan dapur umum di rumah Kepala Desa Wonoboyo, serta melakukan pembersihan di tiga rumah warga yang terdampak menggunakan mesin semprot, cangkul, dan sekop," ujarnya.
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi bantuan logistik untuk warga terdampak, peralatan untuk membersihkan material yang menutup akses jalan dan rumah warga, perbaikan sementara jalan yang tidak bisa diakses oleh kendaraan roda empat, serta pembangunan tembok penahan air sementara.
Kendala yang dihadapi antara lain akses lokasi yang tidak bisa dijangkau menggunakan kendaraan roda empat, kondisi cuaca yang kurang mendukung, dan terbatasnya jaringan komunikasi.
BPBD Bondowoso merencanakan kerja bakti penanganan pasca banjir di lokasi kejadian, dengan fokus utama di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang.elain itu, BPBD sedang menyiapkan surat pernyataan bencana alam dan surat keputusan tanggap darurat untuk langkah penanganan lebih lanjut. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi