Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso: Tegaskan Komitmen Perbaiki Data Bansos dan Layanan Sosial

Faqih Humaini
Penulis: Faqih Humaini❯
dr Mohammad Imron  Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso.
dr Mohammad Imron Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso.

Advertisement

Radar Ijen – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan sosial, khususnya melalui pembenahan data penerima bantuan. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPRD yang membahas evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun 2025.

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, Dr. Mohamad Imron, M.M.Kes., mengatakan pihaknya secara terbuka memaparkan realisasi anggaran 2025, termasuk program-program yang belum berjalan optimal. "transparansi tersebut penting sebagai dasar evaluasi bersama sekaligus langkah perbaikan ke depan," katanya.

Advertisement

Imron menekankan, pembaruan data penerima bantuan sosial menjadi prioritas utama. Verifikasi dan validasi (verval) terus dilakukan agar program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. “Data yang akurat menjadi kunci agar intervensi pemerintah tidak salah sasaran,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memastikan validitas data kelompok pekerja, seperti buruh pabrik rokok dan pekerja gudang tembakau. Dinsos P3AKB akan melibatkan berbagai pihak dalam proses verifikasi agar data yang digunakan benar-benar sesuai kondisi di lapangan.

Di sektor pelayanan kesehatan, Imron mengakui masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena itu, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan agar masyarakat tetap mendapatkan layanan, terutama bagi kondisi yang belum ditanggung JKN.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah memiliki Peraturan Bupati yang mengatur pembiayaan layanan kesehatan di luar cakupan JKN. Namun, regulasi tersebut akan terus dikaji agar lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat. “Kami tidak ingin ada masyarakat yang tidak tertangani hanya karena keterbatasan skema pembiayaan. Perbup ini akan terus kami evaluasi agar bisa menjawab kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Imron menambahkan, berbagai masukan dari DPRD menjadi bahan penting bagi Dinsos P3AKB untuk meningkatkan kinerja. Dengan penguatan data, koordinasi lintas sektor, serta komitmen pelayanan yang lebih adaptif, pihaknya optimistis program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif. “Masukan DPRD menjadi energi bagi kami untuk berbenah. Ke depan, kami fokus memperkuat data dan sinergi agar penanganan kemiskinan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkasnya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Pengelolaan Alokon Terus Diperkuat, lakukan Perhatian Pada Data dan Stok   

Pengelolaan Alokon Terus Diperkuat, lakukan Perhatian Pada Data dan Stok  

Selain pencatatan, pemetaan kebutuhan Alokon di setiap fasilitas kesehatan juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan persediaan.

Bondowoso Masih Dibayang-Bayangi Puluhan Kasus Kekerasan?

Bondowoso Masih Dibayang-Bayangi Puluhan Kasus Kekerasan?

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Bondowoso masih dibayangi tingginya angka kekerasan terhadap anak. Hingga akhir Juni 2026, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Be

Desil 1 Naik, DPRD Minta Turun Lapangan, Abdul Majid: Wajib Evaluasi Bantuan dan Validasi Data Secara Berkala

Desil 1 Naik, DPRD Minta Turun Lapangan, Abdul Majid: Wajib Evaluasi Bantuan dan Validasi Data Secara Berkala

Selain itu, ia mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar bekerja secara terintegrasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer