Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

DPR RI Warning PSSI Soal Program Naturalisasi, Ini Lima Poin Pentingnya

M. Ainul Budi • Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13 WIB
Caption foto :  Menteri BUMN Erick Thohir.
Caption foto :  Menteri BUMN Erick Thohir.

RADAR JEMBER - DPR memberikan peringatan keras kepada PSSI terkait program naturalisasi.

Intinya, naturalisasi akan diperketat dan bisa dihentikan jika Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam kanal YouTube Kompascomlabs.

Berikut poin-poin pentingnya

Sikap DPR soal Naturalisasi

Naturalisasi tidak langsung ditolak sepenuhnya. Namun, akan sangat bergantung pada capaian target prestasi.Jika target gagal, DPR meminta PSSI menghentikan kebijakan jalan pintas.

Kekhawatiran DPR

Naturalisasi berlebihan dinilai menghambat perkembangan pemain lokal. Anggota DPR Arisal Aziz menegaskan bahwa pembinaan pemain asli Indonesia harus jadi prioritas, bukan sekadar hasil instan.

Masalah Pembinaan di PSSI

Hingga kini, liga usia dini dan liga putri belum berjalan optimal. Padahal di awal masa jabatan, Erick Thohir menjanjikan pengembangan liga putri. Faktanya, di sisa sekitar 1 tahun masa jabatan, program tersebut belum terealisasi

Dampak ke Pemain Diaspora.

Jika resmi berganti kewarganegaraan: Pemain akan masuk slot non-Uni Eropa di klub Eropa
Slot tersebut sangat terbatas. Klub juga harus menanggung pajak dan biaya lebih besar
Akibatnya, peluang bersaing di liga Eropa bisa semakin sulit

Pertanyaan Besar Kini publik menunggu keputusan PSSI:

Baca Juga: John Herdman Sempat Dilirik Dua Negara Lainnya, Tapi Kini Pilih Indonesia Kenapa?

Tetap fokus pada naturalisasi. Atau mulai serius membangun pembinaan usia dini dan liga putri

Menarik untuk ditunggu, arah kebijakan PSSI di sisa masa jabatan Erick Thohir akan menentukan masa depan sepak bola Indonesia

Editor : M. Ainul Budi
#Piala dunia #naturalisasi #PSSI #dpr ri