RADAR JEMBER - Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, menyemprot salah satu pemain Garuda Muda yang dinilainya tidak paham dengan taktik yang ia mau saat lawan Mali.
Pemain tersebut adalah Wigi Pratama, asal klub Persik Kediri dan mantan pemain Deltras FC ini.
Baca Juga: Ini Roadmap versi PSSI Untuk Project Garuda Membara menuju 2034, Begini Poin Pentingnya Untuk Timnas
Wigi Pratama bermain pada awal babak kedua untuk mengisi posisi sayap kanan timnas U-22 Indonesia. Ia masuk menggantikan Rahmat Arjuna
Indra Sjafri menjelaskan bahwa kesalahan tersebut terjadi karena Wigi Pratama tidak menjalankan skema yang sebelumnya sudah disepakati dalam sesi latihan.
Pemain bernomer punggung 9 itu akhirnya mengerti dan melanjutkan pertandingan hingga selesai.
Baca Juga: UPDATE Terbaru: Ketum PSSI Akhirnya Bocorkan Lima Nama Calon Pelatih Timnas, Siapa Saja?
“Saya panggil Wigi Pratama untuk pemahaman taktikal."
"Jadi kami sudah sepakat untuk main di tengah."
"Kami kasih kesempatan Mali untuk mengalirkan bola ke pinggir, dan saat bola ke pinggir baru kami pressure."
Baca Juga: BREAKING NEWS! Ini Jawaban Pasti Erick Thohir Soal Desakan Mundur dari Ketum PSSI
"Tapi Wigi Pratama tidak paham,”
Menurut Indra Sjafri, kesalahan kecil dalam organisasi bertahan bisa berakibat fatal, apalagi melawan tim dengan kualitas seperti Mali.
“Saya memberi coaching ke dia untuk memperbaiki hal tersebut, termasuk saat defense,” .
“Tapi saat dia dapat kesempatan attack dengan bola, saya pikir dia cukup positif. Ini yang harus kami perbaiki dari sisi individu dan individual tactical para pemain,”
Editor : M. Ainul Budi