alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Normalisasi Tiga Sungai Terkendala Cuaca

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Normalisasi sungai yang ada di tiga kecamatan masih terkendala cuaca. Hampir setiap hari menjelang sore Jember diguyur hujan. Ketika sudah mendung, alat berat yang sedianya melakukan normalisasi sungai harus siap-siap dipindahkan ke tempat yang aman.

Baca Juga : Kasus Bayi Dalam Sumur Terkuak, Ibu Kandung Tersangka Motifnya Mengejutkan

Seperti normalisasi Sungai Petung, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, aliran Sungai Kaliputih, Kecamatan Panti, dan aliran Sungai Dinoyo, Kecamatan Rambipuji. “Kalau di bagian hulu sungai yang dinormalisasi sudah mendung, maka harus siap-siap alat berat untuk naik ke tempat aman. Karena Sungai Petung biasanya airnya datang secara tiba-tiba,” kata Rully, operator alat berat milik Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ini yang menjadi tantangan ketika cuaca mulai mendung. Apalagi normalisasi di Sungai Petung ini batunya besar-besar,” kata Rully. Sebab, saat terjadi banjir beberapa bulan lalu, sungai tertutup dengan material batu. Apalagi batunya besar-besar.

Normalisasi Sungai Petung juga menjadi yang paling lama karena memang banjirnya besar. “Akibat besarnya air sungai di tiga aliran itu, hingga ada 4 rumah milik warga Desa Panti rusak parah,” kata Prabowo, staf dari Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Normalisasi sungai yang ada di tiga kecamatan masih terkendala cuaca. Hampir setiap hari menjelang sore Jember diguyur hujan. Ketika sudah mendung, alat berat yang sedianya melakukan normalisasi sungai harus siap-siap dipindahkan ke tempat yang aman.

Baca Juga : Kasus Bayi Dalam Sumur Terkuak, Ibu Kandung Tersangka Motifnya Mengejutkan

Seperti normalisasi Sungai Petung, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, aliran Sungai Kaliputih, Kecamatan Panti, dan aliran Sungai Dinoyo, Kecamatan Rambipuji. “Kalau di bagian hulu sungai yang dinormalisasi sudah mendung, maka harus siap-siap alat berat untuk naik ke tempat aman. Karena Sungai Petung biasanya airnya datang secara tiba-tiba,” kata Rully, operator alat berat milik Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim.

“Ini yang menjadi tantangan ketika cuaca mulai mendung. Apalagi normalisasi di Sungai Petung ini batunya besar-besar,” kata Rully. Sebab, saat terjadi banjir beberapa bulan lalu, sungai tertutup dengan material batu. Apalagi batunya besar-besar.

Normalisasi Sungai Petung juga menjadi yang paling lama karena memang banjirnya besar. “Akibat besarnya air sungai di tiga aliran itu, hingga ada 4 rumah milik warga Desa Panti rusak parah,” kata Prabowo, staf dari Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Normalisasi sungai yang ada di tiga kecamatan masih terkendala cuaca. Hampir setiap hari menjelang sore Jember diguyur hujan. Ketika sudah mendung, alat berat yang sedianya melakukan normalisasi sungai harus siap-siap dipindahkan ke tempat yang aman.

Baca Juga : Kasus Bayi Dalam Sumur Terkuak, Ibu Kandung Tersangka Motifnya Mengejutkan

Seperti normalisasi Sungai Petung, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, aliran Sungai Kaliputih, Kecamatan Panti, dan aliran Sungai Dinoyo, Kecamatan Rambipuji. “Kalau di bagian hulu sungai yang dinormalisasi sudah mendung, maka harus siap-siap alat berat untuk naik ke tempat aman. Karena Sungai Petung biasanya airnya datang secara tiba-tiba,” kata Rully, operator alat berat milik Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim.

“Ini yang menjadi tantangan ketika cuaca mulai mendung. Apalagi normalisasi di Sungai Petung ini batunya besar-besar,” kata Rully. Sebab, saat terjadi banjir beberapa bulan lalu, sungai tertutup dengan material batu. Apalagi batunya besar-besar.

Normalisasi Sungai Petung juga menjadi yang paling lama karena memang banjirnya besar. “Akibat besarnya air sungai di tiga aliran itu, hingga ada 4 rumah milik warga Desa Panti rusak parah,” kata Prabowo, staf dari Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/