alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Separuh Puasa Adalah Kesabaran

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan adalah bulan pendidikan bagi umat Islam untuk menahan pancaindra dari perbuatan yang tidak disukai Allah SWT. Untuk itu, semua orang dianjurkan untuk bisa bersabar dalam menjalani puasa.

Baca Juga :  Puasa Jangan Abaikan Kebersihan Gigi dan Mulut

Kiai Athor Hatta, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren (YPP) Baitul Mu’minin, menuturkan, separuh puasa adalah kesabaran. Artinya, orang yang menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus. Tetapi, juga menghindarkan mata dari penglihatan yang buruk, menjaga telinga dari suara yang tidak baik, menjaga otak dari berpikir kotor, serta tubuh tidak berbuat jelek.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Separuh puasa adalah kesabaran. Hal ini pernah disampaikan oleh Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, bahwa suksesnya puasa ditandai dengan kesabaran,” jelasnya saat ditemui di Pesantren Baitul Mu’minin di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari.

Dikatakan, apabila umat Islam menjalankan puasa dengan iman, maka mereka mampu menjalani puasa dengan maksimal. “Percayalah, jika kita yakin dengan keimanan terhadap Allah SWT, puasa bukanlah sesuatu yang sulit,” kata Kiai Athor kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan adalah bulan pendidikan bagi umat Islam untuk menahan pancaindra dari perbuatan yang tidak disukai Allah SWT. Untuk itu, semua orang dianjurkan untuk bisa bersabar dalam menjalani puasa.

Baca Juga :  Puasa Jangan Abaikan Kebersihan Gigi dan Mulut

Kiai Athor Hatta, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren (YPP) Baitul Mu’minin, menuturkan, separuh puasa adalah kesabaran. Artinya, orang yang menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus. Tetapi, juga menghindarkan mata dari penglihatan yang buruk, menjaga telinga dari suara yang tidak baik, menjaga otak dari berpikir kotor, serta tubuh tidak berbuat jelek.

“Separuh puasa adalah kesabaran. Hal ini pernah disampaikan oleh Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, bahwa suksesnya puasa ditandai dengan kesabaran,” jelasnya saat ditemui di Pesantren Baitul Mu’minin di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari.

Dikatakan, apabila umat Islam menjalankan puasa dengan iman, maka mereka mampu menjalani puasa dengan maksimal. “Percayalah, jika kita yakin dengan keimanan terhadap Allah SWT, puasa bukanlah sesuatu yang sulit,” kata Kiai Athor kepada Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan adalah bulan pendidikan bagi umat Islam untuk menahan pancaindra dari perbuatan yang tidak disukai Allah SWT. Untuk itu, semua orang dianjurkan untuk bisa bersabar dalam menjalani puasa.

Baca Juga :  Puasa Jangan Abaikan Kebersihan Gigi dan Mulut

Kiai Athor Hatta, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren (YPP) Baitul Mu’minin, menuturkan, separuh puasa adalah kesabaran. Artinya, orang yang menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus. Tetapi, juga menghindarkan mata dari penglihatan yang buruk, menjaga telinga dari suara yang tidak baik, menjaga otak dari berpikir kotor, serta tubuh tidak berbuat jelek.

“Separuh puasa adalah kesabaran. Hal ini pernah disampaikan oleh Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, bahwa suksesnya puasa ditandai dengan kesabaran,” jelasnya saat ditemui di Pesantren Baitul Mu’minin di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari.

Dikatakan, apabila umat Islam menjalankan puasa dengan iman, maka mereka mampu menjalani puasa dengan maksimal. “Percayalah, jika kita yakin dengan keimanan terhadap Allah SWT, puasa bukanlah sesuatu yang sulit,” kata Kiai Athor kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/