alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Dishub Jember bersama Mediagram Jember Bahas Kelalaian Pengendara

Jumlah Pengendara Meningkat, Kepatuhan Stagnan Edukasi Lalu Lintas Perlu Dimasifkan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Kasus kecelakaan lalu lintas dengan dampak korban jiwa masih sering terjadi. Salah satu penyebabnya adalah kelalaian pengendara. Hal ini terjadi lantaran peningkatan angka pengguna jalan tidak berbanding lurus dengan kesadaran serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Siswanto mengungkapkan, selama pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), intensitas masyarakat untuk berkendara makin tinggi. Hal ini mengakibatkan jumlah kecelakaan lalu lintas juga meningkat. Sementara, selama PPKM, hampir setiap daerah mematikan penerangan jalan umum (PJU). Inilah yang mengakibatkan rendahnya jumlah kecelakaan yang terjadi, karena pengguna jalan berkurang.

“Datanya satlantas (Satuan Lalu Lintas Polres Jember, Red), Oktober hingga sekarang jumlah kecelakaan meningkat,” kata Siswato dalam sosialisasi keselamatan pengguna lalu lintas di Kantor Dishub Jember, kemarin (12/11).

Mobile_AP_Rectangle 2

Secara global, jumlah kecelakaan lalu lintas dari tahun ke tahun di Jember mengalami kenaikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, kecelakaan lalu lintas pada 2018 mencapai 213 kasus. Lalu naik di tahun 2019, berjumlah 254 kasus. “Saya yakin data-data ini tidak real time. Karena banyak kecelakaan yang terjadi tidak dilaporkan. Namun, berujung damai antarkeluarga,” tambahnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Kasus kecelakaan lalu lintas dengan dampak korban jiwa masih sering terjadi. Salah satu penyebabnya adalah kelalaian pengendara. Hal ini terjadi lantaran peningkatan angka pengguna jalan tidak berbanding lurus dengan kesadaran serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Siswanto mengungkapkan, selama pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), intensitas masyarakat untuk berkendara makin tinggi. Hal ini mengakibatkan jumlah kecelakaan lalu lintas juga meningkat. Sementara, selama PPKM, hampir setiap daerah mematikan penerangan jalan umum (PJU). Inilah yang mengakibatkan rendahnya jumlah kecelakaan yang terjadi, karena pengguna jalan berkurang.

“Datanya satlantas (Satuan Lalu Lintas Polres Jember, Red), Oktober hingga sekarang jumlah kecelakaan meningkat,” kata Siswato dalam sosialisasi keselamatan pengguna lalu lintas di Kantor Dishub Jember, kemarin (12/11).

Secara global, jumlah kecelakaan lalu lintas dari tahun ke tahun di Jember mengalami kenaikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, kecelakaan lalu lintas pada 2018 mencapai 213 kasus. Lalu naik di tahun 2019, berjumlah 254 kasus. “Saya yakin data-data ini tidak real time. Karena banyak kecelakaan yang terjadi tidak dilaporkan. Namun, berujung damai antarkeluarga,” tambahnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Kasus kecelakaan lalu lintas dengan dampak korban jiwa masih sering terjadi. Salah satu penyebabnya adalah kelalaian pengendara. Hal ini terjadi lantaran peningkatan angka pengguna jalan tidak berbanding lurus dengan kesadaran serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Siswanto mengungkapkan, selama pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), intensitas masyarakat untuk berkendara makin tinggi. Hal ini mengakibatkan jumlah kecelakaan lalu lintas juga meningkat. Sementara, selama PPKM, hampir setiap daerah mematikan penerangan jalan umum (PJU). Inilah yang mengakibatkan rendahnya jumlah kecelakaan yang terjadi, karena pengguna jalan berkurang.

“Datanya satlantas (Satuan Lalu Lintas Polres Jember, Red), Oktober hingga sekarang jumlah kecelakaan meningkat,” kata Siswato dalam sosialisasi keselamatan pengguna lalu lintas di Kantor Dishub Jember, kemarin (12/11).

Secara global, jumlah kecelakaan lalu lintas dari tahun ke tahun di Jember mengalami kenaikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, kecelakaan lalu lintas pada 2018 mencapai 213 kasus. Lalu naik di tahun 2019, berjumlah 254 kasus. “Saya yakin data-data ini tidak real time. Karena banyak kecelakaan yang terjadi tidak dilaporkan. Namun, berujung damai antarkeluarga,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/