alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Kabar Gembira, Calon Jamaah Haji Berangkat 1 Juni

Tercatat 915 Orang yang Akan ke Tanah Suci

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 915 calon jamaah haji (CJH) akan diberangkatkan pada tanggal 1 Juni mendatang. Demi kelancaran rencana itu, Kementerian Agama (Kemenag) Jember mengimbau agar CJH mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebab, pemberangkatan haji tahun ini masih terbilang uji coba setelah di-lockdown akibat virus korona.

BACA JUGA : Setelah Dua Tahun Tak Ada Kuota, Peluang Berangkat Haji Semakin Kecil

Nama-nama CJH dalam waktu dekat juga direncanakan akan ditetapkan oleh Kemenag Pusat. Mereka yang nantinya ditetapkan berhak berangkat tahun ini. Khusus di Jember, akan ada sebanyak 915 orang yang masuk dalam daftar keberangkatan haji.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Kemenag Jember Muhammad menyebutkan, penetapan 915 nama itu nanti merupakan jumlah 50 persen dari CJH yang seharusnya berangkat. “Masih uji coba, untuk Jember yang berangkat sebanyak 915 orang, 50 persen dari total jamaah yang terdaftar,” katanya. Bila normal, CJH Jember seharusnya berangkat sekitar 2.000 orang.

Muhammad menjelaskan, separuh dari sisa calon jamaah tersebut akan diberangkatkan pada tahun mendatang. Sebab, momen pemberangkatan haji tahun ini akan menjadi tolok ukur pemberangkatan tahun berikutnya. “Ini akan menjadi tolok ukur pemberangkatan haji tahun 2023,” imbuhnya.

Jamaah yang berangkat tahun ini merupakan jamaah yang sudah mendaftar sejak tahun 2010 silam dan sebelumnya. Akhirnya, hari bahagia itu datang. Jika saja tidak terkendala virus korona, mereka berangkat dua tahun sebelumnya. “yang Berangkat sekarang, pendaftar pada tahun 2010. harusnya sih 2020 kemarin. Namun, karena Makkah di-lockdown akibat korona, jadi baru bisa sekarang berangkat,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 915 calon jamaah haji (CJH) akan diberangkatkan pada tanggal 1 Juni mendatang. Demi kelancaran rencana itu, Kementerian Agama (Kemenag) Jember mengimbau agar CJH mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebab, pemberangkatan haji tahun ini masih terbilang uji coba setelah di-lockdown akibat virus korona.

BACA JUGA : Setelah Dua Tahun Tak Ada Kuota, Peluang Berangkat Haji Semakin Kecil

Nama-nama CJH dalam waktu dekat juga direncanakan akan ditetapkan oleh Kemenag Pusat. Mereka yang nantinya ditetapkan berhak berangkat tahun ini. Khusus di Jember, akan ada sebanyak 915 orang yang masuk dalam daftar keberangkatan haji.

Kepala Kemenag Jember Muhammad menyebutkan, penetapan 915 nama itu nanti merupakan jumlah 50 persen dari CJH yang seharusnya berangkat. “Masih uji coba, untuk Jember yang berangkat sebanyak 915 orang, 50 persen dari total jamaah yang terdaftar,” katanya. Bila normal, CJH Jember seharusnya berangkat sekitar 2.000 orang.

Muhammad menjelaskan, separuh dari sisa calon jamaah tersebut akan diberangkatkan pada tahun mendatang. Sebab, momen pemberangkatan haji tahun ini akan menjadi tolok ukur pemberangkatan tahun berikutnya. “Ini akan menjadi tolok ukur pemberangkatan haji tahun 2023,” imbuhnya.

Jamaah yang berangkat tahun ini merupakan jamaah yang sudah mendaftar sejak tahun 2010 silam dan sebelumnya. Akhirnya, hari bahagia itu datang. Jika saja tidak terkendala virus korona, mereka berangkat dua tahun sebelumnya. “yang Berangkat sekarang, pendaftar pada tahun 2010. harusnya sih 2020 kemarin. Namun, karena Makkah di-lockdown akibat korona, jadi baru bisa sekarang berangkat,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 915 calon jamaah haji (CJH) akan diberangkatkan pada tanggal 1 Juni mendatang. Demi kelancaran rencana itu, Kementerian Agama (Kemenag) Jember mengimbau agar CJH mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebab, pemberangkatan haji tahun ini masih terbilang uji coba setelah di-lockdown akibat virus korona.

BACA JUGA : Setelah Dua Tahun Tak Ada Kuota, Peluang Berangkat Haji Semakin Kecil

Nama-nama CJH dalam waktu dekat juga direncanakan akan ditetapkan oleh Kemenag Pusat. Mereka yang nantinya ditetapkan berhak berangkat tahun ini. Khusus di Jember, akan ada sebanyak 915 orang yang masuk dalam daftar keberangkatan haji.

Kepala Kemenag Jember Muhammad menyebutkan, penetapan 915 nama itu nanti merupakan jumlah 50 persen dari CJH yang seharusnya berangkat. “Masih uji coba, untuk Jember yang berangkat sebanyak 915 orang, 50 persen dari total jamaah yang terdaftar,” katanya. Bila normal, CJH Jember seharusnya berangkat sekitar 2.000 orang.

Muhammad menjelaskan, separuh dari sisa calon jamaah tersebut akan diberangkatkan pada tahun mendatang. Sebab, momen pemberangkatan haji tahun ini akan menjadi tolok ukur pemberangkatan tahun berikutnya. “Ini akan menjadi tolok ukur pemberangkatan haji tahun 2023,” imbuhnya.

Jamaah yang berangkat tahun ini merupakan jamaah yang sudah mendaftar sejak tahun 2010 silam dan sebelumnya. Akhirnya, hari bahagia itu datang. Jika saja tidak terkendala virus korona, mereka berangkat dua tahun sebelumnya. “yang Berangkat sekarang, pendaftar pada tahun 2010. harusnya sih 2020 kemarin. Namun, karena Makkah di-lockdown akibat korona, jadi baru bisa sekarang berangkat,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/