alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Setelah Dua Tahun Tak Ada Kuota, Peluang Berangkat Haji Semakin Kecil

Harapan Berangkat Haji Tetap di Hati

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Musim haji 1443/2022 sudah dipastikan akan ada keberangkatan. Hal itu menyusul setelah Pemerintah Arab Saudi mengizinkan Pemerintah Indonesia memberangkatkan calon jamaah haji (CJH) Indonesia sebanyak 1 juta orang.

Kabar itu tentu menjadi angin segar untuk para calon jema’ah haji dari berbagai daerah. Sebab, sejak tahun 2020 dan 2021, tidak ada keberangkatan haji. Tak terkecuali calon jema’ah haji asal Jember. Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jember Ahmad Mustain Billah mengatakan, sejak diterimanya kuota 1 juta untuk calon jema’ah haji asal Jember, beberapa pekan lalu, sempat menuai pertanyaan karena kuotanya belum terdistribusi ke daerah-daerah. “Kuotanya memang masih dalam proses. Namun yang pasti, yang bakal berangkat adalah calon jema’ah haji yang semestinya berangkat pada tahun 2020 lalu,” kata Mustain, beberapa hari kemarin.

Dia menceritakan, biasanya kuota calon jema’ah haji asal Jember pada beberapa tahun terakhir berada di kisaran 1800 hingga 2000 calon jema’ah haji. Tentu dengan kuota nasional 1 juta itu, harus dibagi rata untuk seluruh calon jema’ah haji dari penjuru tanah air. Termasuk ke Kemenag Jember. Sehingga akan sulit mencapai kuota keberangkatan yang seperti tahun-tahun sebelumnya. “Ketentuan kuota itu juga by system, jadi tidak bisa mengusulkan,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, rencana perjalanan haji (RPH) 1443/2022 itu diakuinya sudah dilakukan. Termasuk soal pengurusan paspor calon jema’ah haji yang semuanya telah siap digunakan. Namun, tugas berat telah menanti para kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) di Jember yang terdaftar di RPH haji 1443/2022, sebanyak 11 KBIH.

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Musim haji 1443/2022 sudah dipastikan akan ada keberangkatan. Hal itu menyusul setelah Pemerintah Arab Saudi mengizinkan Pemerintah Indonesia memberangkatkan calon jamaah haji (CJH) Indonesia sebanyak 1 juta orang.

Kabar itu tentu menjadi angin segar untuk para calon jema’ah haji dari berbagai daerah. Sebab, sejak tahun 2020 dan 2021, tidak ada keberangkatan haji. Tak terkecuali calon jema’ah haji asal Jember. Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jember Ahmad Mustain Billah mengatakan, sejak diterimanya kuota 1 juta untuk calon jema’ah haji asal Jember, beberapa pekan lalu, sempat menuai pertanyaan karena kuotanya belum terdistribusi ke daerah-daerah. “Kuotanya memang masih dalam proses. Namun yang pasti, yang bakal berangkat adalah calon jema’ah haji yang semestinya berangkat pada tahun 2020 lalu,” kata Mustain, beberapa hari kemarin.

Dia menceritakan, biasanya kuota calon jema’ah haji asal Jember pada beberapa tahun terakhir berada di kisaran 1800 hingga 2000 calon jema’ah haji. Tentu dengan kuota nasional 1 juta itu, harus dibagi rata untuk seluruh calon jema’ah haji dari penjuru tanah air. Termasuk ke Kemenag Jember. Sehingga akan sulit mencapai kuota keberangkatan yang seperti tahun-tahun sebelumnya. “Ketentuan kuota itu juga by system, jadi tidak bisa mengusulkan,” tambahnya.

Selain itu, rencana perjalanan haji (RPH) 1443/2022 itu diakuinya sudah dilakukan. Termasuk soal pengurusan paspor calon jema’ah haji yang semuanya telah siap digunakan. Namun, tugas berat telah menanti para kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) di Jember yang terdaftar di RPH haji 1443/2022, sebanyak 11 KBIH.

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Musim haji 1443/2022 sudah dipastikan akan ada keberangkatan. Hal itu menyusul setelah Pemerintah Arab Saudi mengizinkan Pemerintah Indonesia memberangkatkan calon jamaah haji (CJH) Indonesia sebanyak 1 juta orang.

Kabar itu tentu menjadi angin segar untuk para calon jema’ah haji dari berbagai daerah. Sebab, sejak tahun 2020 dan 2021, tidak ada keberangkatan haji. Tak terkecuali calon jema’ah haji asal Jember. Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jember Ahmad Mustain Billah mengatakan, sejak diterimanya kuota 1 juta untuk calon jema’ah haji asal Jember, beberapa pekan lalu, sempat menuai pertanyaan karena kuotanya belum terdistribusi ke daerah-daerah. “Kuotanya memang masih dalam proses. Namun yang pasti, yang bakal berangkat adalah calon jema’ah haji yang semestinya berangkat pada tahun 2020 lalu,” kata Mustain, beberapa hari kemarin.

Dia menceritakan, biasanya kuota calon jema’ah haji asal Jember pada beberapa tahun terakhir berada di kisaran 1800 hingga 2000 calon jema’ah haji. Tentu dengan kuota nasional 1 juta itu, harus dibagi rata untuk seluruh calon jema’ah haji dari penjuru tanah air. Termasuk ke Kemenag Jember. Sehingga akan sulit mencapai kuota keberangkatan yang seperti tahun-tahun sebelumnya. “Ketentuan kuota itu juga by system, jadi tidak bisa mengusulkan,” tambahnya.

Selain itu, rencana perjalanan haji (RPH) 1443/2022 itu diakuinya sudah dilakukan. Termasuk soal pengurusan paspor calon jema’ah haji yang semuanya telah siap digunakan. Namun, tugas berat telah menanti para kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) di Jember yang terdaftar di RPH haji 1443/2022, sebanyak 11 KBIH.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/