Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pagar dari Kayu Ala Kadarnya Jalan Rembangan

S
Penulis: Safitri❯
BERBAHAYA: Kondisi jalan ke arah wisata Puncak Rembangan masih memprihatinkan setelah diterpa longsor tahun 2018.
BERBAHAYA: Kondisi jalan ke arah wisata Puncak Rembangan masih memprihatinkan setelah diterpa longsor tahun 2018.
KEMUNING LOR, Radar Jember - Jalan raya menuju wisata Puncak Rembangan masih membuat pengendara waswas. Bukan soal jalan berlubang, melainkan kerusakan jalan akibat tanah longsor yang terjadi pada 2018. Sudah empat tahun lamanya longsoran tersebut tidak kunjung ada perbaikan.

BACA JUGA : Tetap Mangkrak, Bisa Jadi Monumen

Longsor 2018 lalu itu tentu saja menyisakan jurang sangat dalam. Terlebih lagi pengaman jalan yang longsor tersebut hanya memakai bambu. Padahal, jalan tersebut adalah akses menuju salah satu wisata unggulan milik Pemkab Jember, yaitu Hotel Rembangan.

Menurut Budi, warga Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, setiap hari banyak anak-anak berangkat sekolah melintas di jalan tersebut. Kondisi jalan juga ramai pengendara. "Ini jalan utama untuk menuju kota,” paparnya.

Walau jalan itu berbahaya, hal yang sangat disayangkan budi adalah pengaman. “Pagarnya masih pakai kayu,” paparnya. Dirinya juga menyayangkan karena jalan tersebut juga satu-satunya akses menuju wisata Puncak Rembangan. Bahkan, setiap akhir pekan banyak pengunjung yang melintas, sedangkan kondisi jalannya sangat membahayakan "Kalau ada mobil berpapasan, harus ada yang mengalah salah satunya," katanya. (mg4/c2/dwi)

 

Advertisement
Advertisement
Editor : Safitri

Artikel Terkait

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Dengan wilayah dampingan yang baru mencakup 13 dari total 226 desa di Jember, jangkauan dan kewenangannya sangat terbatas. Karena itu, sinergi lintas pihak menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Ketua Ansor Jember Izzul Ashlah menilai demokrasi tak cukup diperjuangkan lewat demonstrasi. Masyarakat sipil harus memperkuat konsolidasi agar mampu menentukan arah kekuasaan dan melawan dominasi oligarki.

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Usaha café atau coffeshop kini mulai menjamur di Jember, terutama di daerah yang berdekatan dengan kawasan kampus. Terlihat banyak sekali gerai kopi yang buka di daerah sekitar kampus ataupun yang masih dekat dengan kawa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer