30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Kadishub Jember Larang Jukir Minta Uang

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Pungutan liar atau pungli bisa terjadi di mana saja. Bahkan, hal yang dianggap sepele oleh masyarakat juga bisa menjadi pungli. Seperti membayar parkir kepada jukir.

BACA JUGA : Kurangi Tilang Pinggir Jalan, Polres Jember Terapkan E-Tilang

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Agus Wijaya menjelaskan, biasanya pungli yang terjadi ialah pungli parkir. Dia menjelaskan, parkir yang memakai jalan umum di Jember sejatinya gratis. “Juru parkir atau jukir yang tidak berseragam tidak diperbolehkan meminta uang kepada pengendara yang parkir,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, untuk jukir yang berseragam juga gratis. Sebab, para jukir yang berseragam itu juga mendapatkan honor dari Dishub. Dia mempertegas, jukir tidak boleh meminta uang parkir terhadap kendaraan bermotor yang memakai lahan parkir di jalan. Namun berbeda jika pengendara memberikan uang kepada juru parkir tersebut, maka itu masih diperbolehkan.  “Memang dulu ada kasus juru parkir yang tidak berseragam meminta uang ke pengendara yang parkir,” ucapnya.

Jika sudah terjadi hal seperti itu, maka juru parkir tersebut dipanggil ke kantor Dishub untuk dimintai keterangan. Urusan parkir, lanjutnya, memang perlu adanya evaluasi agar tidak ada pungli parkir.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Pungutan liar atau pungli bisa terjadi di mana saja. Bahkan, hal yang dianggap sepele oleh masyarakat juga bisa menjadi pungli. Seperti membayar parkir kepada jukir.

BACA JUGA : Kurangi Tilang Pinggir Jalan, Polres Jember Terapkan E-Tilang

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Agus Wijaya menjelaskan, biasanya pungli yang terjadi ialah pungli parkir. Dia menjelaskan, parkir yang memakai jalan umum di Jember sejatinya gratis. “Juru parkir atau jukir yang tidak berseragam tidak diperbolehkan meminta uang kepada pengendara yang parkir,” ujarnya.

Sementara, untuk jukir yang berseragam juga gratis. Sebab, para jukir yang berseragam itu juga mendapatkan honor dari Dishub. Dia mempertegas, jukir tidak boleh meminta uang parkir terhadap kendaraan bermotor yang memakai lahan parkir di jalan. Namun berbeda jika pengendara memberikan uang kepada juru parkir tersebut, maka itu masih diperbolehkan.  “Memang dulu ada kasus juru parkir yang tidak berseragam meminta uang ke pengendara yang parkir,” ucapnya.

Jika sudah terjadi hal seperti itu, maka juru parkir tersebut dipanggil ke kantor Dishub untuk dimintai keterangan. Urusan parkir, lanjutnya, memang perlu adanya evaluasi agar tidak ada pungli parkir.

KEPATIHAN, Radar Jember – Pungutan liar atau pungli bisa terjadi di mana saja. Bahkan, hal yang dianggap sepele oleh masyarakat juga bisa menjadi pungli. Seperti membayar parkir kepada jukir.

BACA JUGA : Kurangi Tilang Pinggir Jalan, Polres Jember Terapkan E-Tilang

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Agus Wijaya menjelaskan, biasanya pungli yang terjadi ialah pungli parkir. Dia menjelaskan, parkir yang memakai jalan umum di Jember sejatinya gratis. “Juru parkir atau jukir yang tidak berseragam tidak diperbolehkan meminta uang kepada pengendara yang parkir,” ujarnya.

Sementara, untuk jukir yang berseragam juga gratis. Sebab, para jukir yang berseragam itu juga mendapatkan honor dari Dishub. Dia mempertegas, jukir tidak boleh meminta uang parkir terhadap kendaraan bermotor yang memakai lahan parkir di jalan. Namun berbeda jika pengendara memberikan uang kepada juru parkir tersebut, maka itu masih diperbolehkan.  “Memang dulu ada kasus juru parkir yang tidak berseragam meminta uang ke pengendara yang parkir,” ucapnya.

Jika sudah terjadi hal seperti itu, maka juru parkir tersebut dipanggil ke kantor Dishub untuk dimintai keterangan. Urusan parkir, lanjutnya, memang perlu adanya evaluasi agar tidak ada pungli parkir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/