alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Wamenkumham Minta Skill Napi Dikembangkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Prof Edward Omar Sharif Hiariej tiba di Jember, kemarin (2/6). Dalam kunjungan kerjanya, dia meminta agar potensi dan skill seluruh narapidana (napi) dikembangkan. Selain itu, layanannya juga harus ditingkatkan dan ada inovasi.

BACA JUGA : Pusat Kantor Pemerintahan Kota Jember Akan Pindah ke Bintoro Patrang?

Wamenkumham Prof Edward menyampaikan, membangun lapas tidak semudah yang dibayangkan. Banyak lini yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah sistem keamanan, kenyamanan, dan pelayanan, serta beberapa hal lain yang harus diperhatikan. “Membangun lapas itu tidak seperti membangun rumah. Anggarannya besar. Jadi, harus steril semua,” kata Edward Omar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskan, bagi lapas yang kapasitasnya overload, hendaknya melakukan distribusi ke lapas lain. Apabila overload juga terjadi di Lapas Kelas II A Jember, selayaknya langsung dikomunikasikan dengan lapas lain di kabupaten tetangga. Hal ini demi memberikan rasa nyaman kepada narapidana dan pengelola lapas. “Segera lakukan distribusi (jika overload, Red), sambil lalu melakukan pelebaran lapas ketika dibutuhkan,” tambahnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Prof Edward Omar Sharif Hiariej tiba di Jember, kemarin (2/6). Dalam kunjungan kerjanya, dia meminta agar potensi dan skill seluruh narapidana (napi) dikembangkan. Selain itu, layanannya juga harus ditingkatkan dan ada inovasi.

BACA JUGA : Pusat Kantor Pemerintahan Kota Jember Akan Pindah ke Bintoro Patrang?

Wamenkumham Prof Edward menyampaikan, membangun lapas tidak semudah yang dibayangkan. Banyak lini yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah sistem keamanan, kenyamanan, dan pelayanan, serta beberapa hal lain yang harus diperhatikan. “Membangun lapas itu tidak seperti membangun rumah. Anggarannya besar. Jadi, harus steril semua,” kata Edward Omar.

Dijelaskan, bagi lapas yang kapasitasnya overload, hendaknya melakukan distribusi ke lapas lain. Apabila overload juga terjadi di Lapas Kelas II A Jember, selayaknya langsung dikomunikasikan dengan lapas lain di kabupaten tetangga. Hal ini demi memberikan rasa nyaman kepada narapidana dan pengelola lapas. “Segera lakukan distribusi (jika overload, Red), sambil lalu melakukan pelebaran lapas ketika dibutuhkan,” tambahnya.

JEMBER LOR, Radar Jember – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Prof Edward Omar Sharif Hiariej tiba di Jember, kemarin (2/6). Dalam kunjungan kerjanya, dia meminta agar potensi dan skill seluruh narapidana (napi) dikembangkan. Selain itu, layanannya juga harus ditingkatkan dan ada inovasi.

BACA JUGA : Pusat Kantor Pemerintahan Kota Jember Akan Pindah ke Bintoro Patrang?

Wamenkumham Prof Edward menyampaikan, membangun lapas tidak semudah yang dibayangkan. Banyak lini yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah sistem keamanan, kenyamanan, dan pelayanan, serta beberapa hal lain yang harus diperhatikan. “Membangun lapas itu tidak seperti membangun rumah. Anggarannya besar. Jadi, harus steril semua,” kata Edward Omar.

Dijelaskan, bagi lapas yang kapasitasnya overload, hendaknya melakukan distribusi ke lapas lain. Apabila overload juga terjadi di Lapas Kelas II A Jember, selayaknya langsung dikomunikasikan dengan lapas lain di kabupaten tetangga. Hal ini demi memberikan rasa nyaman kepada narapidana dan pengelola lapas. “Segera lakukan distribusi (jika overload, Red), sambil lalu melakukan pelebaran lapas ketika dibutuhkan,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/