alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Kasus Asmara Berujung Duka

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember Sidang dakwaan pelaku pembunuhan di balik asmara berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (31/5). Dalam sidang itu, jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Syaliem Yuda Prawira telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Wahyu Nurmadani, pacarnya sendiri.

BACA JUGA : Pilih Keluar Kerja Pabrik Kini Sukses Jadi Pengusaha Jangkrik

Sidang kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, itu dipimpin Hakim Ketua RR Diah Poernomojekti SH. Sidang dilaksanakan secara semivirtual di Ruang Sari. Terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember. Sementara itu, JPU hadir langsung di ruang sidang. Diikuti dengan penasihat hukum terdakwa.

Mobile_AP_Rectangle 2

JPU Endah Puspitorini menyampaikan, terdakwa melakukan pembunuhan lantaran tidak terima atas perlakuan korban yang memutuskan hubungan asmara. Terdakwa menganggap keputusan pacarnya diambil sepihak dan tanpa rundingan sebelumnya, sehingga dia nekat melakukan tindak pidana. “Atas amarah tersebut, terdakwa mulai berniat untuk menghabisi korban,” terang Endah dalam sidang tersebut.

Hubungan asmara berujung duka, dinilai jaksa telah direncanakan Syaliem sebelumnya. Akibatnya, Januari lalu, pelaku nekat membunuh pacarnya sendiri. “Terdakwa melakukan pembunuhan dengan sengaja,” imbuhnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember Sidang dakwaan pelaku pembunuhan di balik asmara berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (31/5). Dalam sidang itu, jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Syaliem Yuda Prawira telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Wahyu Nurmadani, pacarnya sendiri.

BACA JUGA : Pilih Keluar Kerja Pabrik Kini Sukses Jadi Pengusaha Jangkrik

Sidang kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, itu dipimpin Hakim Ketua RR Diah Poernomojekti SH. Sidang dilaksanakan secara semivirtual di Ruang Sari. Terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember. Sementara itu, JPU hadir langsung di ruang sidang. Diikuti dengan penasihat hukum terdakwa.

JPU Endah Puspitorini menyampaikan, terdakwa melakukan pembunuhan lantaran tidak terima atas perlakuan korban yang memutuskan hubungan asmara. Terdakwa menganggap keputusan pacarnya diambil sepihak dan tanpa rundingan sebelumnya, sehingga dia nekat melakukan tindak pidana. “Atas amarah tersebut, terdakwa mulai berniat untuk menghabisi korban,” terang Endah dalam sidang tersebut.

Hubungan asmara berujung duka, dinilai jaksa telah direncanakan Syaliem sebelumnya. Akibatnya, Januari lalu, pelaku nekat membunuh pacarnya sendiri. “Terdakwa melakukan pembunuhan dengan sengaja,” imbuhnya.

SUMBERSARI, Radar Jember Sidang dakwaan pelaku pembunuhan di balik asmara berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (31/5). Dalam sidang itu, jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Syaliem Yuda Prawira telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Wahyu Nurmadani, pacarnya sendiri.

BACA JUGA : Pilih Keluar Kerja Pabrik Kini Sukses Jadi Pengusaha Jangkrik

Sidang kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, itu dipimpin Hakim Ketua RR Diah Poernomojekti SH. Sidang dilaksanakan secara semivirtual di Ruang Sari. Terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember. Sementara itu, JPU hadir langsung di ruang sidang. Diikuti dengan penasihat hukum terdakwa.

JPU Endah Puspitorini menyampaikan, terdakwa melakukan pembunuhan lantaran tidak terima atas perlakuan korban yang memutuskan hubungan asmara. Terdakwa menganggap keputusan pacarnya diambil sepihak dan tanpa rundingan sebelumnya, sehingga dia nekat melakukan tindak pidana. “Atas amarah tersebut, terdakwa mulai berniat untuk menghabisi korban,” terang Endah dalam sidang tersebut.

Hubungan asmara berujung duka, dinilai jaksa telah direncanakan Syaliem sebelumnya. Akibatnya, Januari lalu, pelaku nekat membunuh pacarnya sendiri. “Terdakwa melakukan pembunuhan dengan sengaja,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/