alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Desa Tertinggal Sudah Nihil

Diukur Berdasarkan Indeks Desa Membangun

Mobile_AP_Rectangle 1

BADEAN, Radar Ijen – Adanya pendamping desa di Bondowoso selama beberapa tahun terakhir ternyata mampu menimbulkan dampak positif. Pasalnya, dari 209 desa yang ada, sudah tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal. Hal itu diketahui dalam kegiatan peningkatan kapasitas mandiri tenaga pendamping profesional (TPP) setempat, kemarin.

BACA JUGA :Donasi Baru Tersalurkan Rp 7 M

Andiono Putra, Koorkab TPP Bondowoso, mengatakan, salah satu tugas yang harus dilakukan oleh pendamping adalah melakukan pendampingan terhadap proses-proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporan kegiatan di desa. Meski demikian, mereka bukan sebagai pelaksana. “Kami hanya mendampingi proses-proses itu,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Andiono mengklaim, atas pendampingan tersebut, selama beberapa tahun berjalan kini sudah tidak ada lagi desa yang berstatus desa tertinggal. Status tersebut, menurutnya, dapat dilihat dari indeks desa membangun (IDM) masing-masing desa. Serta beberapa indikator yang sudah ditentukan lainnya. “Desa berkembang juga berkurang. Baik ke status desa maju,” imbuhnya.

- Advertisement -

BADEAN, Radar Ijen – Adanya pendamping desa di Bondowoso selama beberapa tahun terakhir ternyata mampu menimbulkan dampak positif. Pasalnya, dari 209 desa yang ada, sudah tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal. Hal itu diketahui dalam kegiatan peningkatan kapasitas mandiri tenaga pendamping profesional (TPP) setempat, kemarin.

BACA JUGA :Donasi Baru Tersalurkan Rp 7 M

Andiono Putra, Koorkab TPP Bondowoso, mengatakan, salah satu tugas yang harus dilakukan oleh pendamping adalah melakukan pendampingan terhadap proses-proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporan kegiatan di desa. Meski demikian, mereka bukan sebagai pelaksana. “Kami hanya mendampingi proses-proses itu,” katanya.

Andiono mengklaim, atas pendampingan tersebut, selama beberapa tahun berjalan kini sudah tidak ada lagi desa yang berstatus desa tertinggal. Status tersebut, menurutnya, dapat dilihat dari indeks desa membangun (IDM) masing-masing desa. Serta beberapa indikator yang sudah ditentukan lainnya. “Desa berkembang juga berkurang. Baik ke status desa maju,” imbuhnya.

BADEAN, Radar Ijen – Adanya pendamping desa di Bondowoso selama beberapa tahun terakhir ternyata mampu menimbulkan dampak positif. Pasalnya, dari 209 desa yang ada, sudah tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal. Hal itu diketahui dalam kegiatan peningkatan kapasitas mandiri tenaga pendamping profesional (TPP) setempat, kemarin.

BACA JUGA :Donasi Baru Tersalurkan Rp 7 M

Andiono Putra, Koorkab TPP Bondowoso, mengatakan, salah satu tugas yang harus dilakukan oleh pendamping adalah melakukan pendampingan terhadap proses-proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporan kegiatan di desa. Meski demikian, mereka bukan sebagai pelaksana. “Kami hanya mendampingi proses-proses itu,” katanya.

Andiono mengklaim, atas pendampingan tersebut, selama beberapa tahun berjalan kini sudah tidak ada lagi desa yang berstatus desa tertinggal. Status tersebut, menurutnya, dapat dilihat dari indeks desa membangun (IDM) masing-masing desa. Serta beberapa indikator yang sudah ditentukan lainnya. “Desa berkembang juga berkurang. Baik ke status desa maju,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/