Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Geger Truk Keramik Rem Blong di Jalan Menurun Sumberbaru, Siasat Banting Setir Suparlan Malah Hantam Dua Mobil!

Jumai RJ • Rabu, 15 Juli 2026 | 23:07 WIB
AKIBAT REM BLONG: Truk tronton W 8164 UW terperosok di dekat perlintasan kereta api setelah menabrak dua mobil di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Selasa (14/7) pagi. (SATLANTAS POLRES JEMBER)
AKIBAT REM BLONG: Truk tronton W 8164 UW terperosok di dekat perlintasan kereta api setelah menabrak dua mobil di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Selasa (14/7) pagi. (SATLANTAS POLRES JEMBER)

Radar Jember – Sebuah truk tronton bermuatan keramik bernopol W 8164 UW menabrak dua mobil di perlintasan kereta api Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Selasa (14/7) sekitar pukul 06.30 WIB.

Truk yang dikemudikan Suparlan, 54, warga Kecamatan Bagor, Nganjuk, itu mengalami rem blong sebelum menabrak kendaraan lain.

Kecelakaan bermula saat sebuah Toyota Kijang dan Hyundai Stargazer berhenti di depan perlintasan karena palang pintu ditutup menunggu kereta api melintas.

Baca Juga: Korupsi Sosraperda Dewan Terbukti, Kejari Jember Bidik Tersangka Baru

Dari arah barat, truk melaju di jalan menurun dan menikung. Saat sopir menginjak rem, kendaraan tidak dapat dikendalikan karena rem tidak berfungsi.

Untuk menghindari tabrakan yang lebih parah, sopir membanting setir ke kiri. Namun truk tetap menghantam kedua mobil sebelum akhirnya terperosok ke selokan di sisi perlintasan.

Sebagian muatan keramik juga tumpah dari bak truk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kedua mobil hanya mengalami kerusakan ringan.

Kapolsek Sumberbaru AKP Joko Sumargo mengatakan kecelakaan dipastikan dipicu rem blong saat truk melintas di jalan menurun.

Baca Juga: Kuliah Gratis Dibuka 20 Juli! Pemkab Jember Siapkan 4.200 Kuota Baru Beasiswa Cinta Bergema Beranggaran Rp 59 M

Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari karena seluruh muatan keramik harus diturunkan terlebih dahulu sebelum truk dapat dievakuasi dari lokasi kejadian. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember Kecelakaan truk tronton laka perlintasan kereta api