SIDOMULYO, radarjember - Setelah selesai perbaikan jalan dijalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, jember banyak terjadi kendaraan besar dengan muatan berat mengalami trobel atau kerusakan.
Bukan hanya itu, bahkan sering terjadi kecelakaan tuanggal maupun mengalami rem blong.
Truk besar dengan bermuatan berat itu biasanya trobel pada bagian mesin dan rem mengalami blong.
Seperti dialami truk Fuso P 8638 VK disopiri Herwin, 58 warga Kecamatan Jatiroto , Kabupaten Lumajang.
Truk bermuatan bahan bakar dengan tonase 16 ton itu berjalan dari arah Jember ke Banyuwangi mengalami trobel pada bagian readiator.
Sesampai dijalan yang menikung dan menanjak bagian radiatornya mengeluarkan asap.
Akibatnya truk jumbo itu tidak kuat menajka di jalan yang menikung, sehingga harus parkir untuk dicek.
Truk bermuatan bahan bakar yang diambil dari Lumajang hendak dikirim ke Pabrik Gula Glenmore, banyuwangi itu mengalami trobel.
Sebelum memasuki wilayah jalur gumitir, truk yang disopiri warga asal Lumajang itu sudah mengalami trobel.
Herwin, 59 sopir truk yang disopirinya sempat trobel sebelum naik ke Gumitir, tepatnya di jalan yang menanjak di wilayan Sempolan, Kecamatan Silo, Jemberkatanya.
Aipda Dwi Cahyo Utomo Kanitlantas Polsek Silo mengatakan, kepada sopir truk besar dengan muatan berat hendaknya mengecek dulu kondisi mesin, rem dan kelengkapan lain sebelum masuk jalur gumitir.
Karena banyak truk besar dengan muatan berat mengalami gangguan pada mesin dan bagin remnya. Untuk itu sebelum memasuki jalur gumitir sopir harus ngecek dulu.
Atau berhenti dan memarkir kendaraannya ditempat aman sambil menfecek kondisi mesin.
"Seperti ngecek air radiator dan kondisi remnya sudah berfungsi atau belum," kata Cahyo.
Karena belakangan ini kecelakaan di jalur gumitir yang banyak tikungan dan jalannya naik turun itu akibat mengalami trobel. "Seperti stang ster sudah tidak bisa berfungsi atau rem mengalami blong," pungkas Cahyo.(jum).
Editor : M. Ainul Budi