Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalan Berkabut, Toyota Rush Milik Warga Kediri Tabrak Pengaman Jalan di Jalur Gumitir Jember

M. Ainul Budi • Rabu, 14 Mei 2025 | 03:50 WIB
RUSAK PARAH: Kondisi mobil Toyota Rush warna putih yang disopiri Darmoko, 49, warga Kabupaten Kediri mengalami rusak setelah menabrak pengaman jalan dan tiang telepon.
RUSAK PARAH: Kondisi mobil Toyota Rush warna putih yang disopiri Darmoko, 49, warga Kabupaten Kediri mengalami rusak setelah menabrak pengaman jalan dan tiang telepon.

SIDOMULYO, Radar Jember – Ini menjadi perhatian kepada para sopir mobil pribadi maupuan kendaraan lainnya. Apabila mengemudi kendaraan dengan jalan berkabut untuk lebih hati-hati. Apalagi belum pernah melintas di jalan yang dilewatinya.

Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Nasional jurusan jember – Banyuwangi. Tepatnya ditikungan tajam depan Café Mrawan, KM 32.200, Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Senin(12/5) pukul 22.30.

Kecelakaan tunggal menimpa mobil Toyota Rush yang disopiri Darmoko, 49, warga Kecamatan Kras, Kediri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut, hanya saja mobil berplat AG mengalami rusak parah bagian depannya.

Kecelakaan tunggal itu terjadi di saat mobil warna putih yang disopiri Darmoko, berjalan dari arah Jember menuju Banyuwangi. Sesampai di lokasi, mobil berjalan pelan karena jalan menikung, naas dijalan yang menikung tajam itu sopir asal Kediri terhalang dengan kabut yang menutupi pandangan.

Sopir yang seharusnya masih berjalan belok kiri lagi depan Café Mrawan itu justru berjalan lurus. Beruntung didepan masih ada pagar mengaman jalan, tiang telepon serta pohon besar. Sehingga mobil masih tertahan dan tidak tidak sampai terjun kejurang depan café.

“Anggota Polsek yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Sementara sopir, dan penumpangnya masih selamat,” kata AIPDA Dwi Cahyo Utomo Kanitlantas Polsek Silo. Terjadinya kecelakaan itu karena kabut menutupi jalan raya. Ini setelah turun hujan sores harinya. Sehingga dengan jarak dekat sopir tehalang dengan kabut yang turun cukup tebal.

Sehingga tidak melihat kondisi jalan yang seharusnya menikung. Sopir asal Kediri itu justru berjalan lurus dijalan yang masih menikung hingga mengalami kecelakaan tunggal. “Piha kami mengimbau kepada para sopir untuk lebih hati-hati. Ketika terjadi hujan, dijalur gumitir biasanya diikuti dengan turunnya kabuit tebal,” pungkasnya. (jum/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Jalur Gumitir #kediri