RADAR JEMBER - Kompetisi bola voli kasta tertinggi di Indonesia, Proliga 2026, kini memasuki fase paling krusial. Setelah melalui babak reguler yang sengit, jadwal resmi babak Final Four hingga partai puncak Grand Final telah dirilis.
Tahun ini, kemeriahan Proliga akan menyambangi empat kota besar di Pulau Jawa: Surabaya, Semarang, Solo, dan Yogyakarta.
Para tim terbaik yang berhasil lolos kini bersiap memperebutkan gelar takhta juara dalam persaingan yang diprediksi akan berlangsung sangat ketat.
Lokasi dan Jadwal Pertandingan
Babak Final Four akan dibagi ke dalam beberapa seri yang tersebar di tiga kota sebelum akhirnya ditutup dengan pesta juara di Yogyakarta. Berikut adalah rinciannya:
Seri 1 - Surabaya: Menjadi titik awal persaingan empat besar. Kota pahlawan siap menyuguhkan atmosfer panas dari bangku penonton.
Seri 2 - Semarang: Persaingan berlanjut ke Jawa Tengah. Di sini, setiap tim akan berjuang mengamankan poin krusial untuk menjaga peluang ke partai final.
Seri 3 - Solo: Sebagai kota penutup babak Final Four, Solo akan menjadi saksi penentuan siapa dua tim terbaik di sektor putra dan putri yang berhak melaju ke laga puncak.
Grand Final - Yogyakarta: Kota Pelajar kembali dipercaya sebagai host untuk gelaran Grand Final. Di sinilah juara baru Proliga 2026 akan dinobatkan.
Tim yang Berhasil Lolos
Daftar tim yang melaju ke babak Final Four adalah mereka yang menempati peringkat empat teratas di klasemen akhir babak reguler. Persaingan melibatkan klub-klub elit baik di kategori Putra maupun Putri yang telah menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang musim.
Berikut jadwal lengkapnya:
• Pekan 1 – Surabaya: 3-5 April 2026
• Pekan 2 – Semarang: 10-12 April 2026
• Pekan 3 – Solo: 17-19 April 2026
Grand Final Proliga 2026 Digelar di Yogyakarta Setelah rangkaian Final Four rampung, partai puncak akan digelar di Kota Yogyakarta pada 24-26 April 2026. Kota Gudeg dipercaya menjadi tuan rumah Grand Final Proliga 2026 untuk sektor putra dan putri.
Berbeda dari musim sebelumnya, sistem Grand Final musim ini menggunakan format dua pertandingan.
Jika kedua tim saling mengalahkan dan agregat menjadi 1-1, maka akan digelar laga ketiga sebagai penentuan juara. Format ini membuat peluang lebih terbuka dan menuntut konsistensi performa di setiap laga.
Editor : M. Ainul Budi