Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kutukan Red Bull Ring: Marquez Selalu Kalah Tipis di MotoGP Austria, Kini Berbekal Ducati untuk Akhiri Penantian

Imron Hidayatullahh • Jumat, 15 Agustus 2025 | 15:00 WIB
Koleksi 70 kemenangan MotoGP, tapi tak pernah di Austria, Marquez siap patahkan kutukan Red Bull Ring.
Koleksi 70 kemenangan MotoGP, tapi tak pernah di Austria, Marquez siap patahkan kutukan Red Bull Ring.

Radar Jember - Marc Marquez sudah mengoleksi 70 kemenangan di MotoGP.

Namun, tak satu pun diraihnya di Red Bull Ring.

Tujuh kali tampil di trek Austria, pembalap Spanyol itu kerap finis nyaris menang.

Termasuk tiga kali kalah tipis dari Ducati.

Selisih 0,176 detik dari Andrea Dovizioso pada 2017, 0,130 detik dari Jorge Lorenzo pada 2018, dan 0,213 detik dari Dovizioso lagi pada 2019 silam.

Saat itu, Marquez masih membela Honda.

Kini situasinya berbalik.

Marquez menikmati musim debut yang sensasional bersama tim pabrikan Ducati.

Mengantongi delapan kemenangan dari 12 seri, termasuk sepuluh kemenangan beruntun di semua format balapan.

Dengan Desmosedici yang terkenal kuat di sektor pengereman keras dan akselerasi, peluang Marquez untuk mematahkan kutukan Red Bull Ring terbuka lebar.

“Saya tak sabar kembali ke lintasan setelah liburan. Saya sudah istirahat dan segar kembali,” ujar Marquez, yang memimpin klasemen dengan keunggulan 120 poin atas sang adik, Alex Marquez (Gresini Racing).

“Red Bull Ring memang belum pernah memberi saya kepuasan besar, tapi selalu menghadirkan duel sengit hingga tikungan terakhir. Bahkan meter terakhir sebelum garis finis. Saya siap menghadapi paruh kedua musim ini sebaik mungkin,” tambahnya, dikutip Radar Jember dari laman Crash.

Sejak kembali ke kalender pada 2016, Red Bull Ring hanya dua kali gagal dikuasai Ducati.

Miguel Oliveira (KTM) menang di GP Styria 2020 lewat duel di tikungan terakhir.

Sedangkan Brad Binder (KTM) mencuri kemenangan dramatis dengan ban slick di lintasan basah pada 2021.

 Baca Juga: Alex Barros Prediksi Persaingan MotoGP Makin Ketat: Ducati Tak Akan Semudah Dulu, KTM Siap Bangkit

Sementara itu, Rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, juga datang dengan catatan manis.

Juara dunia dua kali itu meraih lima kemenangan beruntun di Austria sejak 2023.

Meski begitu, Pecco masih mencari solusi atas masalah pengereman dan masuk tikungan pada motor Desmosedici GP25 musim ini.

“Lintasan ini selalu sangat bersahabat untuk Ducati, dan dalam tiga musim terakhir kami selalu meraih hasil maksimal. Saya senang bisa kembali balapan di sini dan memulai paruh kedua musim,” ujar Bagnaia.

“Banyak trek favorit saya menanti. Teknis, tapi juga spektakuler! Saya tak sabar untuk kembali ke lintasan,” katanya.

Bagnaia memulai akhir pekan ini dengan selisih 48 poin dari Alex Marquez.

Setelah baru-baru ini mengikuti latihan bersama Marc Marquez dan para pembalap Ducati lainnya di Balaton Park.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Desmosedici GP25 #Bagnaia #marc marquez #ducati #MotoGP