Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kontroversi Megawati Hangestri Disorot di Proliga 2025, Legenda Korea Park Mi-hee Beri Dukungan

M. Ainul Budi • Sabtu, 10 Mei 2025 | 00:10 WIB
Megawati Hangestri (Instagram @petrovoli_)
Megawati Hangestri (Instagram @petrovoli_)

Radar Jember — Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli Indonesia yang bersinar di Liga Voli Korea bersama Red Sparks, kembali menjadi sorotan setelah turun membela Gresik Petrokimia di Proliga 2025.

Namun alih-alih menutup musim dengan gemilang, nama Megawati justru terseret dalam kontroversi panas yang menyulut perdebatan di kalangan pecinta bola voli Tanah Air.

Kontroversi mencuat usai Megawati melontarkan sindiran tajam dalam siaran langsung TikTok-nya terkait pertandingan antara Jakarta Popsivo Polwan melawan Jakarta Pertamina Enduro, yang berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk Popsivo.

Kemenangan itu secara tidak langsung menggagalkan langkah Gresik Petrokimia ke partai final.

“Aku capek loh menjunjung tinggi sportivitas terus. Nggak di Korea, nggak di Indonesia, aku selalu menjunjung sportivitas. Capek ternyata jadi aku, guys,” kata Megawati dalam live TikTok tersebut, yang viral di berbagai platform media sosial.

Ucapan tersebut ditafsirkan sebagian pihak sebagai sindiran terhadap integritas pertandingan tersebut, dan memicu perdebatan hangat.

Tak hanya di dalam negeri, situasi Megawati juga menarik perhatian dari luar negeri. Salah satunya datang dari Park Mi-hee, legenda voli Korea Selatan dan eks pelatih Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.

Dalam sebuah wawancara yang beredar di YouTube, Park menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi yang menimpa Megawati.

“Saya baru tahu kontraknya (Megawati) berakhir April lalu. Sejujurnya, saya sangat menyayangkan dia tidak dipertahankan. Pemain dengan kualitas seperti dia tidak seharusnya diperlakukan begitu. Jika dia ingin kembali ke Korea, saya akan bantu carikan klub,” ujar Park Mi-hee.

Pernyataan Park menjadi bukti nyata bahwa reputasi Megawati tetap dihormati di level internasional, terlepas dari kontroversi yang sedang berlangsung di kompetisi domestik.

Tekanan yang diterima Megawati tidak berhenti di lapangan. Serangan komentar pedas netizen membuatnya kembali angkat bicara dalam siaran langsung.

Ia menegaskan bahwa performanya di Proliga tidak bisa dibandingkan dengan performanya di Korea, karena waktu persiapan yang sangat terbatas.

“Aku baru gabung dua minggu dan hanya sempat latihan sekali sebelum tanding. Kalian bandingin aku dengan di Korea padahal kondisinya beda. Tolong mikir dulu sebelum ngehujat,” ujar Megawati dengan nada emosional.

Meski dihantui kontroversi, Megawati tetap menunjukkan mentalitas pejuang dan komitmen terhadap dunia voli.

Dukungan dari tokoh sekelas Park Mi-hee menjadi penegas bahwa talenta Megawati masih sangat berharga di panggung internasional.

Kini, yang dibutuhkan adalah ruang yang adil untuknya membuktikan kembali kualitas dan integritasnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
 

Penulis: Zahra Fadia Siti Haliza 

Editor : M. Ainul Budi
#Megawati Hangestri #Red Sparks #gresik petrokimia #proliga