Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akhirnya Terungkap! Begini Kata Ko Hee Jin Usai Menangis Ditinggal Megawati Hangestri Pulang Kampung ke Jember

M. Ainul Budi • Minggu, 13 April 2025 | 22:35 WIB
Ko Hee Jin Saat Menangis Ditinggal Megawati Hangestri (Screenshoots YouTube SBS Sport)
Ko Hee Jin Saat Menangis Ditinggal Megawati Hangestri (Screenshoots YouTube SBS Sport)

Radar Jember – Kepergian Megawati Hangestri Pertiwi dari Daejeon JungKwanJang Red Sparks bukan hanya meninggalkan ruang kosong di lapangan voli, tetapi juga menggetarkan hati pelatih Ko Hee Jin.

Dalam perpisahan yang mengharukan, pelatih asal Korea Selatan itu tidak bisa menahan emosinya saat mengantar Megawati pergi.

"Saya merasa baru kemarin pertama kali bertemu Mega, tapi..." kata Ko Hee-jin, suaranya tercekat sambil menahan tangis.

Sambil mengusap air mata yang mulai membasahi pipinya, pelatih Red Sparks itu melanjutkan, "Aku sedih sekali, kami akan putus," sambil menutup wajahnya, terisak.

Bagi Ko Hee-jin, Megawati lebih dari sekadar pemain asing, ia telah menjadi bagian dari keluarga Red Sparks, mengukir kenangan indah bersama tim dan memberikan kontribusi luar biasa selama dua musim bersama tim tersebut.

Momen perpisahan itu menjadi sangat emosional, mengingat kedekatan mereka yang terjalin baik di luar lapangan.

Namun, meski dengan perasaan berat, Ko Hee-jin tetap memberikan doa terbaik untuk Megawati.

“Semoga Mega selalu sehat dan bahagia, berjuang, Mega!” tambahnya sambil tersenyum bangga, mengingat perjalanan panjang yang telah dilalui bersama Megawati.

Sebelum Megawati berangkat, Ko Hee-jin juga mengantarnya ke bandara.

Dalam perbincangan yang penuh haru, mereka berbagi tawa dan air mata, Ko Hee-jin menyampaikan.

“Kamu membuktikan bahwa pilihanku adalah pilihan yang benar. Itu yang membawa kita meraih banyak kemenangan.” Kata-kata tersebut mengungkapkan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam dari sang pelatih atas semua perjuangan dan keberhasilan yang telah diraih Megawati bersama tim.

Percakapan tersebut berjalan penuh keakraban dan kebersamaan.

Keduanya saling berterima kasih, seakan tidak ingin perpisahan ini terjadi, dengan senyum hangat, disertai tawa ringan yang mengisi momen perpisahan mereka.

Perpisahan ini tidak hanya menunjukkan hubungan profesional antara pelatih dan pemain, tetapi juga hubungan emosional yang terjalin dalam atmosfer tim.

Meskipun Megawati memutuskan untuk kembali ke Indonesia demi merawat ibunya yang sedang sakit, semangat dan dedikasinya akan selalu dikenang oleh seluruh anggota tim Red Sparks.

Penulis : Shafa Azzahra

Editor : M. Ainul Budi
#Megawati Hangestri #Jember #Ko Hee jin #Red Spark