JEMBER, RADARJEMBER.ID– Pemandian Kebonagung telah ditetapkan sebagai tempat olahraga renang. Meski demikian, kolam renang yang berada di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, itu belum dikelola maksimal. Sebab, nyatanya kolam itu masih dioperasikan sebagai destinasi wisata. Belum ada jadwal khusus penggunaan kolam untuk pembinaan atlet.
Pengelola Kolam Renang Kebonagung, Ifan Yakub, mengatakan, kolam renang itu sudah mengantongi standar nasional untuk penyelenggaraan pertandingan cabor renang. Itu setelah pemerintah melakukan pemugaran setahun lalu. Tepatnya sebelum Porprov VII 2022 digelar. Sebab, kolam itu menjadi venue event kejuaraan olahraga renang.
“Sudah sering digunakan kejuaraan renang. Rencananya bulan ini juga akan ada kejuaraan di tingkat kabupaten dan provinsi,” katanya. Meski demikian, hal itu belum mendongkrak Kolam Renang Kebonagung sebagai gelanggang olahraga.
Dia mengakui, selama ini kolam renang dibuka untuk umum. Jadwal penggunaan untuk pembinaan atlet juga belum ada. Sehingga, saat atlet berlatih, ada masyarakat yang juga ikut berbaur di dalam kolam. Tentu, hal ini juga akan menghambat pembinaan bagi atlet renang ke depannya. “Biasanya atlet dari masing-masing klub berlatih sesuai jadwal mereka. Di sisi lain, ada juga masyarakat yang rekreasi. Sejauh ini, ya, kolam renangnya untuk umum. Tidak ada pengkhususan,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember Murdiyanto menjelaskan, pihaknya sudah mengusulkan peralihan pengelolaan kolam renang tersebut dari Dinas Pariwisata ke Dispora. Sebab, hal itu berkaitan dengan program pembinaan atlet Jember. Baik renang maupun atlet selam.
Menurutnya, kolam yang sudah standar itu harus digunakan sebagai gelanggang olahraga. Sebab, sejatinya aset milik Pemkab Jember ini sudah dilakukan beberapa kali renovasi demi tercapainya standar penggunaan kejuaraan renang. Namun, belum ada kepastian kapan pengelolaan itu beralih. “Standarnya kan sudah nasional. Memang harusnya digunakan sebagai gelanggang olahraga, bukan tempat rekreasi. Kalau renang untuk rekreasi bisa Rembangan atau Patemon Tanggul,” jelasnya.
Pihaknya berharap ada pembahasan khusus mengenai hal ini. Sebab, dia juga memiliki keinginan agar kolam renang itu tidak hanya pembinaan atlet renang dan selam. Melainkan tempat mengasah kebugaran atlet cabor lain. “Jadi, untuk menjaga kebugaran atlet, bisa renang di sana,” pungkasnya. (kin/c2/nur)
Editor : Alvioniza