Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Perjuangan Atlet Popda Jember, Serba Ngirit Uang Saku Atlet Telat

Safitri • Jumat, 11 November 2022 | 17:54 WIB
NAIK PODIUM: Pasangan ganda putri petenis Jember Indri dan Jihan yang meraih medali perak, kemarin (10/11).
NAIK PODIUM: Pasangan ganda putri petenis Jember Indri dan Jihan yang meraih medali perak, kemarin (10/11).
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Nama Indri Dwi Aryani dan Naaila Jihan Acintya dari Kontingen Jember dipanggil melalui pelantang suara di hari kedua pertandingan cabor tenis lapangan Popda Jatim, kemarin (10/11). Dalam pertandingan di Sidoarjo itu kedua petenis putri Jember naik podium untuk menerima pengalungan medali perak. Senyum bahagia terpancar dari wajah Indri dan Jihan. Namun, dalam benaknya ada sesuatu yang mengganjal.

BACA JUGA : Beda Satu Huruf dengan Ijazah, Pendaftar PPPK Otomatis Tertolak

Indri dan Jihan masih merasa kesal karena gagal meraih medali emas. Apalagi, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, Juni lalu, mereka juga mendapatkan medali perak. Rasa kesal ternyata tidak hanya itu, tapi juga terkait hidup serba hemat dalam gelaran Popda.

Sejak diberangkatkan bersama pada Senin (7/11), atlet kontingen Jember harus mandiri untuk memenuhi kebutuhan primer, berupa makan dan minum. Berungtungnya vitamin atlet, sudah diberikan oleh pihak Dispora Jember. Jadi, atlet tidak perlu membeli vitamin lagi ketika dilokasi pertandingan.


Tim pelatih tenis Jember untuk Popda, Andi Sufianto, menjelaskan, ada beberapa kendala yang dialami oleh para atlet saat Pra-Popda hingga pertandingan berlangsung. Sebelumnya, pemusatan latihan dan seleksi atlet dilakukan oleh Pelti secara mandiri.

Mandiri artinya biaya sendiri. tidak ada sentuhan dari pemerintah. "Kami tidak mengeluh. Kami tetap semangat. Hanya saja, kami kasihan dengan atlet yang susah payah saat melakukan persiapan TC (training center, Red),” ungkapnya.

Kemudian, saat di lokasi pertandingan, Sidoarjo, para atlet tenis membawa uang saku seadanya. Pemberian dari orang tua. Dia menjelaskan, sebelum berangkat ke Popda, pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember bersama cabor menyepakati uang saku semua atlet dan ofisial kontingen Jember tidak bisa diberikan sebelum berangkat. "Jadi, anak-anak (atlet tenis, Red) ini sangat ngirit. Termasuk harus pilih makanan dan minum yang bergizi tapi murah,” terangnya.

Sekitar pukul 14.00, suara notifikasi ponsel semua atlet berbunyi. Ada pesan dari Dispora Jember bahwa atlet dan ofisial diharapkan untuk mengecek rekening masing-masing. Sebab, uang saku sudah cair.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Jember Feby Ginting kepada Jawa Pos Radar Jember mengatakan, uang transport dan penginapan sudah disediakan.  Namun, uang saku baru akan ditransfer kemarin. “Rencananya hari ini (kemarin, Red) kami kirim untuk uang saku,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Wushu Indonesia (WI) Jember Harianto Wijaya menyebut, terkait uang saku atlet sudah ada komunikasi dengan Dispora Jember. “Pihak Dispora menginstruksikan untuk memakai uang mandiri terlebih dahulu. Karena kemungkinan ditransfer hari kedua setelah di lokasi (Sidoarjo, Red),” pungkasnya. (c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Jember #Popda Jatim