BACA JUGA : GCW Jember Laporkan Dugaan Pemalsu Data Non-ASN di Jember
Heri Riyono pengurus Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember di Pembinaan dan Prestasi (Binpres) menjelaskan, total enam atlet yang lolos mengikuti proses seleksi Popda Jatim tersebut. kini, mereka akan melakoni tc agar lebih memfokuskan diri pada kejuaraan Popda yang agenda pertandingannya pada November. “Atlet tenis sudah enam kali melakukan TC,” jelasnya.
Ada total enam atlet yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan. Diantaranya, Indri Dwi Ariyani, Khalishah kusdiyaanah, Naaila Jihan untuk tim Putri. Sedangkan Vendi ridho armadi, Aditya Putra Maulana, Muhammad Arga Rafi Firmansyah untuk tim putra.
Untuk kuota nomor pertandingan pada kejuaraan popda, cabor tenis mendapatkan jatah empat nomor. Diantaranya, single putra putri dan double putra putri. Padahal, ada satu nomor pertandingan lagi, yaitu double mix. “Biasanya ada nomor double mix (ganda campuran, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Rupanya proses pemusatan latihan tersebut tidak semulus yang diharapkan. Sebab, para petenis yang mayoritas pelajar SMA/SMK kini terkendala dengan padatnya jadwal sekolah. Namun, hal itu tidak begitu dipermasalahkan oleh para pelatih. Sebab, memang sebuah konsekuensi bagi seorang atlet yang sedang menempuh pendidikan.
Heri melanjutkan, meski terkendala minimnya waktu TC, para pelatih tetap optimis untuk tetap menargetkan medali emas dan perak di kejuaraan Popda Jatim 2022 tersebut. Dirinya tetap memberikan pelatihan secara intens, meskipun waktunya terbatas. “Kami tetap memaksimalkan waktu yang ada,” terangnya.
Heri mengaku, hingga saat ini, para atlet masih butuh pendalaman materi dan pemantapan fisik. Hampir seluruhnya masih butuh penggenjotan latihan. Secara teknis, mereka masih perlu pendampingan secara berkala. Sebab, perkembangan permainan petenis dari hari pertama hingga kini masih belum signifikan. “Semua perlu latihan secara terus-menerus,” pungkasnya. (mg5/c1/dwi) Editor : Safitri