BACA JUGA : Uang Palsu Sejuta Lembar, Tersangkanya Asal Jember
Pada pertandingan yang digelar di GOR Garuda, Jember, tersebut tim basket putri Lumajang sejatinya mampu unggul terlebih dahulu atas lawannya dari Kota Tape. Kuarter pertama dimenangkan 6-11.
Laga sengit tersebut akhirnya Bondowoso bisa comeback membalikkan keadaan. Pebasket putri Bondowoso unggul pada kuarter ketiga dengan keunggulan tipis 20-19. Kemudian, pertandingan berlangsung semakin sengit di kuarter keempat, hingga tim basket putri Bondowoso unggul dan dinyatakan menang 45-39.
Pelatih basket putri Lumajang, Arif, mengatakan, kekalahan tipis dalam pertandingan dengan Bondowoso menjadi bagian pertandingan, yaitu ada kalah dan memang. Namun, kata dia, pebasket putri Lumajang sudah berusaha dengan keras. Namun, kerja sama antarpemain dalam tim masih kurang. “Karena pandemi kemarin, jadi persiapan latihan untuk Porprov masih kurang. Jadi, bisa dibilang kerja sama antarpemain masih nol,” terang Arif.
Sementara itu, pelatih basket putri Bondowoso, Iluk, kepada Jawa Pos Radar Ijen mengatakan bahwa timnya bermain dengan sangat keras di kuarter pertama. Namun, masih belum bisa mengambil kemenangan.
Pemain basket Bondowoso, kata dia, juga terus menyesuaikan keadaan pertandingan. “Karena sudah bermain dengan cukup keras di kuarter ketiga dan keempat, sehingga setelah pertandingan pemain merasa kelelahan dan mengalami kram. Tapi, sangat bersyukur bisa keluar sebagai pemenang,” jelas Iluk.
Kedua tim, baik Bondowoso maupun Lumajang, menjadikan pertandingan kemarin sebagai evaluasi dalam menghadapi pertandingan yang akan datang. Terutama bagi basket putri Bondowoso yang ke depan akan bertanding melawan tuan rumah, Jember, pada Jumat, 24 Juni. (mg9/c2/dwi)
Editor : Safitri