alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Uang Palsu Sejuta Lembar, Tersangkanya Asal Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember Kasus uang palsu (upal) dilimpahkan penyidik Mabes Polri melalui Kejaksaan Agung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Senin (20/6). Upal pecahan nominal Rp 100.000 hingga mencapai sejuta lembar itu adalah milik empat orang tersangka, tiga di antaranya adalah warga Kota Suwar-Suwir.

BACA JUGA : Naik Kursi Roda demi Naik Haji

Keempat tersangka adalah M, 52, warga Dusun Loncatan, dan T, 52, warga Dusun Patemon, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung. Tersangka lainnya yaitu AF, 40, yang tinggal di Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, serta TD, 37, warga Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Seksi Pidana Umum I Gede Wiraguna Wiradarma SH menjelaskan, kasus itu diungkap oleh kepolisian saat terjadi transaksi jual beli uang palsu di sebuah hotel di Jalan Raya Bromo, Kota Probolinggo, Februari 2022. “Saat itu polisi menangkap tersangka M, yang kemudian mengembangkan penyelidikan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya,” terangnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember Kasus uang palsu (upal) dilimpahkan penyidik Mabes Polri melalui Kejaksaan Agung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Senin (20/6). Upal pecahan nominal Rp 100.000 hingga mencapai sejuta lembar itu adalah milik empat orang tersangka, tiga di antaranya adalah warga Kota Suwar-Suwir.

BACA JUGA : Naik Kursi Roda demi Naik Haji

Keempat tersangka adalah M, 52, warga Dusun Loncatan, dan T, 52, warga Dusun Patemon, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung. Tersangka lainnya yaitu AF, 40, yang tinggal di Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, serta TD, 37, warga Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Seksi Pidana Umum I Gede Wiraguna Wiradarma SH menjelaskan, kasus itu diungkap oleh kepolisian saat terjadi transaksi jual beli uang palsu di sebuah hotel di Jalan Raya Bromo, Kota Probolinggo, Februari 2022. “Saat itu polisi menangkap tersangka M, yang kemudian mengembangkan penyelidikan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya,” terangnya.

SUMBERSARI, Radar Jember Kasus uang palsu (upal) dilimpahkan penyidik Mabes Polri melalui Kejaksaan Agung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Senin (20/6). Upal pecahan nominal Rp 100.000 hingga mencapai sejuta lembar itu adalah milik empat orang tersangka, tiga di antaranya adalah warga Kota Suwar-Suwir.

BACA JUGA : Naik Kursi Roda demi Naik Haji

Keempat tersangka adalah M, 52, warga Dusun Loncatan, dan T, 52, warga Dusun Patemon, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung. Tersangka lainnya yaitu AF, 40, yang tinggal di Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, serta TD, 37, warga Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Seksi Pidana Umum I Gede Wiraguna Wiradarma SH menjelaskan, kasus itu diungkap oleh kepolisian saat terjadi transaksi jual beli uang palsu di sebuah hotel di Jalan Raya Bromo, Kota Probolinggo, Februari 2022. “Saat itu polisi menangkap tersangka M, yang kemudian mengembangkan penyelidikan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/