Radar Jember – Raihan 14 medali pada gelaran perdana menjadi pijakan UIN KHAS Jember untuk memasang target lebih tinggi di PORSI JAWARA II.
Kontingen UIN KHAS Jember kini berupaya menambah koleksi medali dalam ajang yang berlangsung di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, mengatakan target tersebut bukan sekadar ambisi.
Baca Juga: PTKIN Punya Aneka Talenta, 125 Kontingen UIN KHAS Jember Siap Tampil di PORSI JAWARA II
Sejumlah peserta yang dikirim telah melewati tahapan seleksi dan pembinaan. Dari proses itu, kampus melihat ada beberapa cabang yang cukup berpeluang untuk menyumbangkan medali.
Pada PORSI JAWARA I yang digelar di UIN KHAS Jember, kontingen tuan rumah berhasil mengoleksi 14 medali.
Terdiri atas empat emas, tiga perak, dan tujuh perunggu. Catatan tersebut yang kemudian menjadi salah satu dasar untuk mendorong capaian lebih baik pada pelaksanaan tahun ini.
Baca Juga: Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Dibuka! Guru Besar PTKIN Se-Indonesia Bisa Daftar
“Tentu kita menargetkan lebih dari sekadar keikutsertaan pada PORSI JAWARA yang pertama. Ada beberapa cabang yang memang kita andalkan untuk meraih prestasi,” kata Faizin.
Dari sisi teknis, pelaksanaan PORSI JAWARA II sebenarnya tidak mengalami perubahan besar dibanding gelaran pertama.
Jumlah serta jenis cabang yang dipertandingkan dan diperlombakan secara umum masih mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang digunakan ketika UIN KHAS Jember menjadi tuan rumah.
Bahkan, menurut Faizin, juknis PORSI JAWARA I menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan edisi kedua.
Panitia UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebelumnya melakukan studi banding ke UIN KHAS Jember untuk mempelajari juknis, persiapan teknis, hingga berbagai hal terkait penyelenggaraan kegiatan. Karena itu, secara substansial pelaksanaan keduanya relatif serupa.
Meski begitu, terdapat sejumlah pembeda. PORSI JAWARA II menambahkan cabang e-sport yang belum dipertandingkan pada gelaran pertama.
Selain itu, ada lomba puisi berbahasa Indonesia yang diperuntukkan bagi mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di masing-masing PTKIN.
“Secara substansial, dua cabang itu yang membedakan ketika pelaksanaan PORSI JAWARA I dan PORSI JAWARA II kali ini,” jelasnya.
Untuk mengejar target medali, UIN KHAS Jember tidak mengandalkan keberuntungan. Persiapan dimulai dari sosialisasi, pendaftaran mahasiswa yang berminat, seleksi, hingga pembinaan.
Pelatih dari luar kampus yang memiliki keahlian di bidang masing-masing juga didatangkan. Selain kemampuan teknis, aspek mental peserta diperkuat dengan menghadirkan motivator sebelum kontingen berangkat.
“Kita menghindari atlet yang kita kirim tidak memiliki kompetensi, maka kita perlu seleksi dengan sangat ketat dan melakukan pembinaan,” ujarnya.
Dengan persiapan tersebut, UIN KHAS Jember berharap hasil empat emas, tiga perak, dan tujuh perunggu pada PORSI JAWARA I dapat dilampaui pada gelaran kedua. (ika/dhi)
Editor : M ADHI SURYA