Radar Jember - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Keduanya meraih Juara 3 cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dalam ajang Musabaqah Funnun Islami (MUFI) XII yang digelar di Malang.
Mereka adalah Bridav Hayati S dan Bunga Salwa Agustin, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah semester empat.
Baca Juga: UIN KHAS Jember Optimalkan Transparansi Digital Lewat Penguatan PPID PTKIN
Dalam ajang tersebut, keduanya bergabung dengan Hurrotul Kamilah dari Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) untuk mewakili UIN KHAS Jember pada cabang MSQ tingkat nasional.
Kompetisi MUFI XII Nasional sendiri berlangsung cukup ketat.
Kegiatan ini diikuti 30 tim dari berbagai daerah di Indonesia dengan rentang usia peserta 14 hingga 21 tahun.
Baca Juga: Menag Tepis Hoaks, Rektor UIN KHAS Jember Ingatkan Literasi Digital dan Budaya Tabayyun
Ajang tersebut diselenggarakan oleh UPKM JDFI Pusat Ma’had Al Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Rangkaian lomba dibagi menjadi dua tahap, yaitu penyisihan secara daring pada 27 April dan final yang digelar langsung di Malang pada 9 Mei.
Pada tahap akhir, setiap tim dituntut tampil maksimal dalam penyampaian syarahan Alquran yang komunikatif dan menarik.
Bridav Hayati mengaku sejak awal memang tertarik mengikuti lomba tersebut karena cabang MSQ sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Selain itu, ajang ini juga menjadi ruang untuk mengasah kemampuan public speaking dan penguatan dakwah melalui seni syarhil Quran.
“Lomba ini sesuai dengan basic kami, jadi kami coba manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan yang ada,” ujarnya.
Perjalanan menuju lomba tidak berjalan mulus. Mereka harus membagi waktu antara kuliah, tugas kampus, dan latihan intensif.
Baca Juga: Rektor Titip Doa untuk Kemajuan Kampus, UIN KHAS Jember Gelar Pelepasan CJH dengan Khidmat
Penyusunan naskah hingga latihan penampilan juga menjadi tantangan tersendiri karena harus menyesuaikan jadwal masing-masing anggota tim.
Sementara itu, Bunga Salwa Agustin menyebut kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan mereka.
Menurutnya, penampilan dalam MSQ tidak hanya soal materi, tetapi juga vokal, ekspresi, dan chemistry antar anggota tim.
“Kami sempat ragu karena takut mengganggu kuliah, tapi akhirnya bisa kami atasi dengan kerja sama,” katanya.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember.
Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus dorongan bagi mereka untuk terus berkembang dan mencoba kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. (ika/dhi)
Editor : M ADHI SURYA